2 Alasan Kenapa Zidane Harus Segera Gantikan Mourinho di MU

0 Shares

Meskipun Manchester United sukses finis di posisi kedua Liga Inggris musim lalu, tapi tetap saja posisi dari manajer MU, Jose Mourinho tetap menjadi bahan kritikan. Bahkan banyak rumor yang berkembang jika posisinya akan segera digantikan oleh eks pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane.

Terlebih lagi pelatih berusia 55 tahun ini tampak seperti sosok frustrasi selama pra-musim. Bahkan Mou sempat mengkritik wakil ketua eksekutif Ed Woodward lantaran kegagalannya mendaratkan pemain incarannya pada bursa tranfer musim panas 2018.

Mou bahkan pernah merasa sewot lantaran timnya tidak mendapatkan apresiasi untuk performa musim lalu. Mou menilai publik justru lebih memberikan apresiasi untuk klub yang finis di bawah MU.

Tak ayal, banyak rumor yang menyebutkan jika manajemen MU akan segera menggantikannya dengan pelatih baru. Sosok Zidane dirasa sangat cocok untuk mengisi kursi panas MU.

Sebenarnya sosok Zindane ini sangat cocok untuk melatih MU. Paling tidak ada 2 alasan kenapa pelatih berkepala plontos ini akan sangat cocok jika ditunjuk sebagai suksesor Mou di MU.

Faktor Paul Pogba

The Red Devil memang sedang berusaha untuk mengembalikan kejayaannya. Salah satu gebrakannya adalah dengan mendatangkan beberapa pemain kelas dunia, Paul Bogba adalah diantaranya.

Tapi apa yang sudah diupayakan oleh setan merah ini tampaknya belum cukup berhasil. Bahkan Pogba sendiri kerap kali berselisih dengan Mourinho. Tapi di sisi lain Pogba merupakan salah satu gelandang favorit dari Zidane.

Bahkan ketika masih menjadi pelatih kepala di Madird, Zidane sebenarnya sudah beberapa kali ingin mendatangkan gelandang Prancis ini ke Santiago Bernabeu. Namun usahanya selalu tidak berhasil.

Dengan menjadi pelatih MU, diyakini Zidane bisa mengeluarkan kemampuan terbaik dari gelandang yang satu ini. Hal ini sudah dibuktikannya pada saat melatih klub sekelas Madrid yang dikenal sangat sulit untuk dilatih.

Gaya Sepak Bola

Zidane merupakan tipe pelatih yang membentuk sebuah tim berdasarkan dari kemampuan individu para pemainnya. Ini tetunya akan sangat cocok jika diterapkan pada saat melatih MU.

Hal ini berbeda dengan apa yang sering dilakukan oleh pelatih-pelatih lain, termasuk diantaranya apa yang dilakukan oleh Maurinho dan Guardiola di Manchester City saat ini.

Jika diperhatikan, Mourinho akan selalu mencari tipe pemain yang pandai dalam bertahan pada klub manapun yang dia besut. Oleh sebab itu wajar saja jika dirinya sangat dihormati oleh para pemain defensif macam Walter Samuel, Dejan Stankovic, hingga Nemanja Matic.

Sementara itu Guardiola lebih sadis lagi, dirinya rela mendepak pemain seperti Joe Hart, Yaya Toure, Aleksandar Koralov, dan Elequiem Mangala serta tidak menjadikan Sergio Aguero sebagai tumpuan utamanya demi keinginannya untuk membentuk sebuah tim berbasis penguasaan bola yang berisikan para pemain yang jitu dalam mengoper.

Berbeda dengan Zidane, dirinya merupakan sosok pelatih yang meyakini jika tim hebat akan lahir manakala pemain-pemain hebat di sebuah tim bisa berkembang sesuai dengan bakat mereka.

Maka dari itu, jika ingin sukses dengan gaya sepakbola seperti ini, seorang pelatih harus bisa menjadi seorang pendengar yang baik supaya bisa memahami kemauan dari pemain tersebut. Dan skuat MU saat ini sangat membutuhkan sentuhan pelatih dengan gaya kepelatihan seperti ini.

Hal tersebut sudah dibuktikannya saat melatih tim sekelas Real Madrid yang di dalamnya berisikan para pemain bintang. Oleh sebab itu, jika MU ingin kembali merajai Liga Inggris, maka Zidane bisa menjadi solusi paling realistis saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *