5 Catatan Mengesankan Timnas Indonesia Di Bawah Coach Bima

Pada hari selasa 16/10/2018, Timnas Indonesia menjalani laga pemanasa terakhir sebelum berlaga di putaran final Piala AFF 2018. Namun sayangnya Indonesia harus dipaksa berbagi angka saat melawan Timnas Hongkong di Stadioan Wibawa Mukti, Cikarang.

Padahal sebelumnya Indonesia berhasil tampil meyakinkan saat melawan msusuh bebuyutannya di Asia  Tenggara, Myanmar. Pada laga persahabatan tersebut, Indonesia mampu menag 3-0 tanpa balas.

Sebenarnya Indonesia mampu menguasai jalannya pertandingan, tapi pada laga persahabatan tersebut Indonesia dipaksa berbagi angka 1-1. Penyelesaian akhir yang masih sangat buruk lagi-lagi menjadi kendala bagi Indonesia.

Gol Timnas Indonesia dicetak lewat tandukan straiker naturalisasi asal Brasil, Alberto Goncalves pada babak pertama saat memanfaatkan umpan silang dari I Putu Gede Juni Antara.

Sementara itu, gol balasan Timnas Hongkong dicetak oleh bek Festus Baise yang juga dari sundulan pada babak kedua. Terlepas dari semua itu, berikut ini adalah 5 statistik menarik dari tim asuhan coach Bima Sakti.

Penguasaan Bola

Ternyata laga kontra Timnas Hongkong ini menjadi ketujuh kali secara beruntun Timnas Indonesia menang dalam possession. Meskipun belum berhasil mengalahkan Timnas Hongkong, Indonesia berhasil mencatatkan 60% dalam hal penguasaan bola.

Tembakan Tepat Sasaran

Pada laga melawan Hongkong, Timnas hanya berhasil mencatatkan 5 tembakan on target atau tembakan tepat sasaran. Jumlah tersebut sekaligus menjadi catatan paling sedikit kedua dari 7 laga terakhir Timnas Garuda.

Paling sedikit, Timnas mencatatkan tembakan akuran saat melawan Islandia, hanya 1 kali tembakan on target. Sedangkan tembakan on target terbanyak pada saat Timnas melawan Mongolia di Aceh World Solidarity Cup, 13 tembakan on target.

Akurasi Umpan Silang

Dalam tujuh laga terakhir Timnas, empat kali Timnas mencatatkan akurasi umpan silang 20% ke bawah. Pada laga uji coba melawan Timnas Hingkong Indonesia hanya mampu mencatatkan 21% umpan silang.

Jumlah tersebut menjadi salah satu yang terandah, sama seperti pada saat Indonesia melawan Islandia (19%), Myanmar (20%), dan Kyrgystan (22,2%).

Gol Babak Pertama

Sebanyak 8 dari 9 gol terakhir Timnas dicetak pada babak pertama. Termasuk gol dari Beto Goncalves saat melawan Hongkong juga dicetak pada babak pertama, tepatnya di menit ke-40.

Satu-satunya gol dari rentetan gol yang berhasil dilesakkan oleh Timnas di babak kedua adalah gol tunggal dari Evan Dimas pada saat Timnas melawan Mauritius yang dicetak pada menit ke-88.

Jumlah Pelanggaran

Terkait dengan jumlah pelanggaran pada kedua laga terakhir yang dilakoni oleh Timnas terbilang mengalami penurunan yang sangat drastis. Bahkan laga melawan Myanmar, Hansamu Yama CS hanya melakukan 3 pelanggaran.

Statistik pelanggaran tersebut sangat jauh berbeda dengan catatan pelanggaran di lima laga Timnas sebelumnya. Timnas Indonesia mencatatkan rataan 16 pelanggaran pada setiap laganya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *