AS Roma Rela Hancurkan Tradisi Klub Demi Gonzalo Higuain

14 Shares

Keinginan AS Roma untuk mendaratkan Gonzalo Higuain sangatlah besar. Managemen akan memberikan perlakuan khusus bagi sang pemain. Bahkan, perlakuan ini terbilang sebagai bagian dari pemutusan tradisi klub itu sendiri.

Higuain menjadi sosok pemain yang masa depannya kurang jelas di Juventus. Pemain ini seakan tidak mendapatkan tempat. Ini dimulai dari musim lalu dimana sang pemain harus dipinjamkan ke AC Milan dan Chelsea.

Tersingkirnya dalam skuad disebabkan oleh kedatangan Ronaldo. Selain itu, materi pemain Juventus terbilang punya kualitas setara. Dan itu diisi oleh beberapa pemain hebat yang memungkinkan persaingan semakin ketat.

    Baca Juga: Lazio Labeli Milinkovic-Savic Dengan Harga 100 Juta Euro

Higuain yang terbilang sudah berumur harus merelakan satu tempat untuk pemain yang lebih fresh. Situasi ini memaksa sang pemain untuk mempertimbangkan hengkang ke klub yang bisa menjamin menit bermain.

Sejauh ini, Higuain masih memiliki pamor hebat di klub lain. AS Roma dikabarkan tertarik untuk menampung sang pemain. Bahkan pernah melakukan pendekatan dalam beberapa pekan kemarin.

Pendekatan ini dilakukan lantaran Roma kemungkinan besar akan kehilangan Edin Dzeko. Ujung tombak asal Bosnia ini santer diberitakan akan merapat ke Inter Milan. Akhirnya, managemen mencari penggantinya pada sosok Higuain.

Dari pendekatan pertama, Higuain menolak tawaran bergabung. Sang pemain memutuskan untuk bertahan. Tetapi Roma nampaknya tidak menyerah pada sang pemain.

Managemen mengiming-imingi jabatan penting dalam skuad. Jabatan ini menjadi jabatan paling terhormat di tubuh klub. Bahkan jabatan ini hanya diberikan pada pemain-pemain yang dipandang sebagai masa depan klub.

Dikabarkan di laman Bolalob Selasa 16/07/2019 bahwa managemen AS Roma bersedia memberikan ban kapten untuk Higuain. Perlakuan khusus ini ditempuh untuk membujuk sang pemain agar mau merapat musim ini.

Seperti diketahui bahwa ban kapten di Roma hanya diemban oleh pemain-pemain dari akademinya yang mampu menembus skuad utama. Tradisi ini sudah berlangsung lama. Mulai dari Giannini, Francesco Totti, De Rossi dan Florenzi.

Kini, Higuain akan menorehkan sejarah baru untuk memecah tradisi Roma. Syaratnya, sang pemain menerima pinangan Roma musim ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *