Beda Atmosfir Liga Prancis Dengan Liga Italia Versi Buffon

Salah satu penguasa Ligue 1 Prancis, Paris Saint-Germain resmi mendatangkan salah satu kiper terbaik di dunia Gianluigi Buffon secara gratis pada bursa transfer musim panas 2018.

Hal ini disebabkan pernjaga gawang yang saat ini sudah berusia 40 tahun tersebut sudah habis masa kontraknya di Juventus sejak 30 Juni 2018. PSG memberikan kontrak selama satu tahun dengan opsi memperpanjangnya selama satu tahun lagi.

Meskipun secara usia sudah tidak muda lagi, bahkan bisa dikatakan sudah waktunya untuk pensiun, tapi secara kualitas bisa dikatakan jika Buffon masih merupakan salah satu kiper terbaik di dunia saat ini.

Oleh sebab itu, banyak yang mengatakan jika apa yang dilakukan oleh PSG ini sudah sangat tepat. Terlebih lagi secara pengalaman Buffon bisa dibilang memiliki segudang pengalaman sebagai seorang penjaga gawang dengan level tertinggi.

Buffon Mulai Menikmati Karir Barunya

Kiper kawakan Gianluigi Buffon sudah mulai menikmati karirinya bersama dengan klub barunya PSG. Bahkan dirinya mengatakan jika situasi di PSG jauh lebih harmonis jika dibandingkan pada saat dirinya masih menjalani karir sepakbola di Italia.

Pada penghujung karirnya sebagai pemain sepak bola profesional, Buffon memilih untuk keluar dari Italia. Mantan penjaga gawang utama Juventus dan Timnas Italia tersebut memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya bersama Juventus dan memilih untuk bergabung dengan PSG.

Keputusan eks kapten Timnas Italia bergabung dengan PSG ini terbilang bukan sesuatu yang mengejutkan. Terlebih lagi Buffon masih dapat bermain di level kompetitif besama dengan PSG di Liga Prancis.

Meskipun bisa dibilang Ligue 1 Prancis secara level masih di bawah Serie A Italia, tapi dirinya masih bisa merasakan atmosfer Liga Champions bersama dengan PSG. Apalagi sampai saat ini hanya gelar Liga Champions saja yang masih belum bisa dirasakannya. Maka wajar saja jika Buffon masih merasa cukup penasaran.

Buffon mengaku jika dirinya sangat menikmati momen di penghujung karir profesionalnya ini. Terlebih lagi dirinya mengaku jika da banyak hal yang berbeda jika dibandingkan dengan di Italia. Namun ternyata hal tersebutlah yang justru membutnya merasa semakin nyaman.

Di Italia Lebih Stress

Buffon merasa sangat senang dengan kondisi baru yang dirasakan di PSG, baik di dalam maupun di luar lapangan. Khusus di ruang ganti, penjaga gawang berusia 40 tahun ini menilai jika PSG memiliki selera humor yang cukup tinggi dan hal ini sangat berbeda dengan apa yang dirinya rasakan dulu di Italia.

Buffon mengaku jika ada banyak homor bagus di PSG. Hal ini membuat tingkat stress menjadi lebih rendah jika dibandingkan dengan di Italia. Dan ini merupakan hal baru untuknya.

Lebih lanjut dirinya berujar jika di Italia terkadang menjadi sulit lantaran semuanya dinilai secara berlebihan. Hal ini disebabkan di Italia orang-orang lebih terobsesi dengan spakbola.

Menjadi Pilihan Utama

Meskipun secara usia sudah tidak muda lagi, tapi level permaian Buffon tidak ada yang meragukannya. Buffon masih bisa bermain pada level tinggi sepak bola Eropa. Hal ini dibuktikannya dengan selalu tampil apik sebagai kiper utama PSG musim ini.

Dari tiga pertandingan yang sudah diaminkan PSG di Liga Prancis, Buffon bahkan selalu menjadi pilihan utama pada dua pertandingan. Meskipun satu gol sudah bersarang ke gawangnya, namun Buffon mendapatkan banyak pujian atas aksinya dalam mengawal gawang PSG mulai dari laga pramusim sampai pertandingan resmi PSG di Ligue 1 Prancis.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *