Diego Laxalt Lulus Tes Medis Di AC Milan

0 Shares

Diego Laxalt akan menjadi rekrutan baru di sektor kiri AC Milan. Kehadirannya akan membuat permainan Rossoneri semakin hidup. Karena sang pemain memiliki kemampuan dalam berakselerasi di posisi kiri tim.

Laxalt sendiri merupakan pemain muda. Usianya masih berkisar 25 tahun. Dan saat ini, sang pemain mendapatkan perhatian lebih dari sejumlah klub top Eropa. Salah satunya adalah AC Milan.

Rossoneri nampaknya sangat beruntung bisa mendapatkannya. Secara, ia merupakan bagian skuad timnas Uruguay, memiliki kemampuan yang sama baiknya di posisi kiri. Yakni bisa dimainkan sebagai fullback kiri, sampai winger kiri.

Diego Laxalt Jalani Tes Medis Di Milan

Laxalt merupakan winger kiri Genoa. Kemampuannya dalam menusuk ke depan dan memberikan umpan tidak terbantahkan. Bahkan, dukungan stamina yang kuat menjadikan dirinya lebih spesial.

Kemampuannya semakin teruji kala membela negaranya Uruguay di piala dunia Rusia kemarin. Meskipun tidak membawa Uruguay juara, nampun kemampuannya menarik perhatian.

Pasalnya, pemain ini bisa dipasang di berbagai posisi. Tentunya di area kiri. Yaitu bisa dimainkan sebagai winger kiri maupun fullback kiri seperti yang terlihat di timnas Uruguay beberapa pekan yang lalu.

Kini, pemain yang membela Genoa akan berseraga AC Milan. Sang pemain menjalani tes medis di Milanelo. Setelah menjalani tes medis ini, sang pemain akan langsung melakukan sesi tanda tangan.

Setelah sesi tanda tangan, kabarnya ia akan diperkenalkan pada publik dengan sejumlah rekrutan terbaru Rossoneri. Diantaranya adalah Samu Castilejo dan Bakayoko.

Diego Laxalt Lulus Tes Medis

Dikabarkan di laman Milannews.it Kamis 16/8/2018 bahwa sang pemain telah lulus ujian tes medis di Milanelo. Ini berarti bahwa sang pemain selangkah lagi akan berseragam Rossoneri musim ini.

Selepas dinyatakan lulus tes medis Kamis ini, sang pemain akan langsung melakukan sesi tanda tangan. Kabarnya, sang pemain akan diikat oleh Rossoneri selama empat tahun kedepan.

Di sini, Rossoneri mendapatkan kesepakatan dengan Genoa dengan nilai transfer sebesar 14 juta Euro atau setara Rp.232 miliar. Dan pihak Genoa akan mendapatkan tambahan 4 juta euro bila sang pemain bisa tampil prima selama membela AC Milan.

Di Rossoneri, Laxalt akan menggunakan nomor punggung 93. Ini menjadi pilihan sang pemain di tengah banyaknya pemain baru dan pemain utama yang lebih dulu membela tim merah hitam ini.

Perlu diingat bahwa sang pemain ini bisa menjadi amunisi terbaik. Ia diproyeksikan sebagai pengganti Antonelli yang telah dijual musim ini. Ia akan menempati posisi fullback kiri.

Di sini, sang pemain akan bekerja keras untuk mendapatkan tempat. Karena, posisi tersebut diisi oleh Rodriguez. Pemain asal Swiss ini punya kemampuan yang sama bagusnya di posisi fullback kiri.

Namun begitu, sang pemain nampaknya punya kans untuk menempati posisi utama. Bukan hanya di posisi tersebut, melainkan di posisi winger kiri. Keduanya bisa dimainkan untuk membuat permainan lebih hidup.

Dengan kerjasama yang baik antara Rodriguez dan Laxalt, maka akan lebih mudah untuk memberikan umpan ke ujung tombak. Inilah yang nantinya bisa membuat Milan lebih kuat di musim depan.

Pasalnya, Milan nampaknya kehilangan pengumpan di musim sebelumnya. Dan inilah yang ingin ditutupi oleh managemen baru. Tujuannya adalah supaya Milan kembali disegani di dunia.

Patut ditunggu kiprah rekrutan terbaru ini di musim depan. Jika sang pemain bisa beradaptasi dengan gaya permainan Milan, bukan tak mungkin jika Diego Laxalt akan menjadi pilihan utama di skuad AC Milan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *