Dosa Allegri Terhadap Pirlo

Eks bintang AC Milan dan Juventus, Andrea Pirlo pernah merasakan diasuh oleh Massimilio Allegri di dua klub tersebut. Pemain yang kerap dipanggil dengan ‘maestro lapangan tengah’ ini kemudian mengungkapan jika sang pelatih ternyata sering melakukan kesalahan terhadap dirinya.

Pada tahun 2010, Allegri resmi menjadi pelatih kepala Milan. Meskipun sebenarnya pada saat melatih Cagliari kurang begitu mentereng, tapi dirinya tetap mampu memberikan gelar Scudetto kepada Rossoneri pada musim perdananya.

Pada tahun 2014, Allegri memutuskan untuk berlabuh ke klub asal kota Turin, Juventus. Meskipun kedatangannya sempat mendapatkan banyak protes mengingat begitu buruknya prestasi besama Milan pada musim sebelumnya.

Terlebih lagi Allegri didapuk sebagai suksesor Antonio Conte yang berhasil membawa Bianconeri kembali berjaya. Itulah masa-masa kembali bertemunya Pirlo dengan Allegri untuk yang kedua kalinya.

Pada musim perdananya di Juventus, Allegri berhasil membuat Juve tetap perkasa dengan menjuarai Serie A dan Coppa Italia dan mampu menjadi finalis Liga Champions meskipun harus kalah dari Real Madrid.

Lagi-lagi kebersamaan keduanya tidak berlangsung lama. Tepatnya pada akhir musim, seperti pada saat di Milan dulu, kontraknya tidak diperbaharui sehingga Pirlo sekali lagi harus angkat kaki.

Sering Buat Kesalahan

Dua kepindahan tersebut sempat membuat rumor bahwa keduanya sedang ada masalah. Baru-baru ini sambil bercanda, Pirlo mengungkapkan jika sebenarnya Allegri memang punya salah terhadap dirinya.

Pirlo juga memberikan penilaian terhadap Allegri semenjak masih di Milan lalu bersama dengan Juve sampai saat ini. Pirlo mengatakan jika sosok yang baru saja memenangkan gelar sebagai pelatih terbaik Serie A musim 2017/2018 tersebut berkembang dengan sangat signifikan.

Terbukti pada musim ini saja, di bawah asuhan Allegri, Juve masih terlalu kuat untuk para kompetitor di Liga Italia. Bahkan Juve masih belum terkalahkan dalam 14 pertandingan Serie A. Berkat raihan positif tersebut, Juve pun kini bertengger di puncak klasemen dan bahkan unggul delapan poin dari tim peringkat dua, Napoli.

Terlepas dari semua itu, meskipun menganggap Allegri memiliki banyak kesalahan terhadapnya, eks bintang AC Milan dan Juventus tersebut tetap saja memuji performa apik Allegri bersama dengan Juventus.

     Update: Cara Chelsea Untuk Memaksa Hazard Bertahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *