Gennaro Gattuso, AC Milan Bukan Tim Hebat Dan Tidak Efisien!

Luapan kekecewaan Gennaro Gattuso tidak terbendung. Hal ini disebabkan oleh hasil yang didapatkan anak asuhnya di liga Serie A. Dari 5 pertandingan pembuka, AC Milan hanya bisa mengantongi 6 poin dari 1 kemenangan, 1 kekalahan dan 3 kali imbang.

Hasil minor ini jelas tidak menunjukkan kalau Milan telah kembali. Milan masih belum bisa keluar dari keterpurukan selama beberapa tahun belakangan. Tentunya meskipun terus mengalami perombakan di susunan permainan, kepelatihan dan manegeman.

Tanggapan Gattuso Pada Permainan Anak Asuhnya

Gattuso sendiri diangkat sebagai pelatih utama di Milan menggantikan Montella yang dinilai gagal sebelumnya. Di awal kepelatihannya, ia membawa perubahan baru dalam gaya bermain. Kemenangan demi kemenangan didapatkan sehingga membuat para milanisti berharap banyak pada sang allenatore.

Namun di awal musim 2018/2019, penampilan anak asuhnya menurun. Dari 5 pertandingan yang dimainkan di Serie A, anak asuhnya tidak bisa berbicara banyak. Hanya sekali kemenangan yang didapatkan.

Melihat hasil kurang baik di laga-laga tersebut, Gattuso nampaknya sangat geram. Dilansir di laman bola.kompas Jumat 28/9/2018 bahwa AC Milan bukanlah tim hebat dan tidak efisien sejauh ini.

Tidak dipungkiri jika Milan sekaran bukan Milan yang dielu-elukan di masa lalu. Milan masih berjuang untuk kembali ke periode jayanya. Namun ini membutuhkan waktu yang tidak sedikit.

Gattuso sebagai allenatore menyoroti berbagai hal dalam timnya. Salah satunya adalah mengatakan jika masalah terbesar dari Milan adalah tidak bisa mengunci kemenangan.

Ini terbukti dari laga-laga sebelumnya. Ketika Milan mampu bermain baik dan unggul, seluruh punggawanya nampak tidak fokus. Ketidakfokusan tim inilah yang menyebabkan lawan bisa mencetak gol penyeimbang, bahkan bisa berujung kemenangan untuk tim lawan.

Ia juga menyoroti bahwa penyelesaian akhir masih kurang. Ia berharap supaya kekurangan ini bisa segera diperbaiki. Dengan begitu, Milan bisa kembali ke jalur kemenangan.

Gennaro Gattuso Dalam Tekanan

Seiring belum optimalnya hasil yang didapatkan Milan, sang juru taktik yang gemar berteriak di pinggir lapangan ini mendapatkan tekanan dari berbagai pihak. Ia dituntut untuk segera memperbaiki performa anak asuhnya sebagaimana awal kedatangannya.

Kemenangan meyakinkan dan keberanian dalam meracik strategi baru wajib dilakukan. Terutama untuk membuat tim bisa berkembang di bawah arahannya.

Ketika tim tidak segera memperoleh kemenangan, ia kemungkinan akan diberhentikan. Pasalnya, managemen tidak ingin berspekulasi terlalu jauh. Managemen ingin segera memeperbaiki performa tim, salah satunya adalah mengganti pelatih.

Sejauh ini, ada nama teratas yang berpotensi untuk menggantikan Gattuso. Dialah Antonio Conte yang saat ini masih menganggur. Pelatih yang sukses bersama Juventus beberapa tahun lalu dianggap bisa membantu Milan ke jalur kemenangan.

Kesimpulannya, Milan harus segera kembali membuktikan kapasitasnya sebagai tim hebat yang disegani. Dan harapan ini ada di pundak Gennaro Gattuso sebagai juru taktik AC Milan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *