Himbauan Pengurus Jakmania Pada Seluruh Supporter

Sehubungan dengan upaya perdamaian antar supporter, pengurus Jakmania menghimbau seluruh supporter untu bersikap dewasa. Himbauan ini berisikan 3 poin yang sebaiknya dilakukan oleh semua supporter di Indonesia.

Tewasnya Haringga Sirila (Pendukung Persija) akibat pengeroyokan Bobotoh menyisakan luka mendalam. Baik itu supporter dan keluarga pada khususnya. Luka ini tentu membekas diingatan dan punya potensi untuk menjadi lebih parah.

Melihat potensi terburuk, pengurus pusat Jakmania menghimbau agar Jakmania, Official Persija dan Pemerintah tidak terpancing. Himbauan ini tertulis dalam sebuah surat yang disebarkan di laman resmi Persija.

Mantan Ketua Jakmania Sayangkan Aksi Brutal Bobotoh

Kejadian memilukan yang berujung kematian ini mendapatkan sorotan tajam dari berbagai pihak. Tidak terkecuali mantan Ketua Jakmania, Richard Ahmad.

Dikabarkan di laman Indosport Kamis 27/9/2018 insiden yang menewaskan salah satu supporter amat sangat disayangkan. Padahal, supporter rela datang dari Jakarta untuk mendukung tim kesayangannya.

Iapun mengungkapkan jika perseteruan antara kedua supporter sejatinya pernah diredakan. Yakni dengan melakukan inisiasi yang mempertemukan antara ketua kedua supporter.

Meskipun begitu, ia tidak menampik jika pertemuan itu masih belum maksimal karena masih tahap awal. Masih ada tahap selanjutnya yang harusnya dibicarakan agar kejadian bentrokan dan lain sebagainya tidak terjadi.

Ia juga menyoroti beberapa supporter yang berada di perbatasan. Pasalnya, dua kubu supporter saling berdekatan. Artinya, banyak peluang untuk melakukan anarkis ketika tidak didamaikan.

Richard mengharapkan agar supporter lebih dewasa. Mencari titik temu antara kedua kubu supaya tercipta rasa aman dan damai kala mendukung tim kesayangan. Kemudian ia berharap agar pemerintah bisa campur tangan untuk membantu melepas ketegangan yang sering terjadi.

Poin Penting Dalam Himbauan Ketua Jakmania

Perseteruan antar supporter kerap terjadi. Bahkan perseteruan ini terus berlanjut ketika keduanya saling berhadapan. Makanya, insiden yang tidak diinginkan kadang terjadi seperti yang menimpa Haringga Sirila.

Mengingat sepakbola adalah sarana untuk menjadi pemersatu, tidak dibenarkan bila supporter saling melempar ejekan yang berujung pada bentrokan. Buntut dari perseteruan inilah yang bisa memberikan kerugian bagi tim dan penikmat sepakbola nasional.

Tidak mau melihat kebijakan pemerintah membekukan sepakbola selamanya, para supporter diminta dewasa. Begitupun dengan klub dan seluruh punggawa tim.

Pengurus pusat Jakmania kini menyuarakan perdamaian bagi seluruh supporter. Khususnya supporter Persija, Official dan pemerintah yang berwenang.

Penyuaran perdamaian ini tertulis dan ditandatangani oleh direktur utama Persija dan ketua umum Jakmania. Ada 3 poin yang tertulis dalam surat himbauan tersebut.

Diantaranya adalah meminta seluruh supporter dan khalayak ramai untuk melakukan kegiatan yang berfaedah. Selain itu, meminta seluruh pendukung agar tidak menyebarkan ujaran kebencian, berita hoax dan semacamnya.

Sedangkan poin yang paling penting adalah meminta pemerintah untuk aktif di dunia Cyber. Tujuannya adalah untuk membendung suasana keruh yang terjadi di media sosial. Itulah beberapa himbauan yang dilayangkan oleh pengurus Jakmania.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *