Jika Kembali Melatih, Klub Seperti Inilah Yang Ingin Dilatih Mourinho

11 Shares

Siapa yang tidak mengenal Jose Mourinho, salah satu pelatih terbaik di dunia yang selalu memberikan sensasi di setiap klub yang dilatihnya. Seperti yang sudah diketahui bersama jika pelatih asal Portugal ini baru saja dipecat oleh Manchester United pada Desember 2018.

Pelatih yang dipecat United setelah 2,5 tahun mengabdi di Old Trafford ini mengaku jika dirinya bermaksud ingin melatih pada awal musim nanti. Namun dirinya memberi syarat khusus untuk klub yang akan dilatihnya kelak.

Jika dipercaya untuk melatih kembali, Mou mengatakan jika klubnya nanti harus memiliki rasa “empati struktural” yang kuat supaya bisa membantunya mengatasi tuntutan sepakbola modern.

Yang mana di era sekarang ini kekuatan pemain sangatlah berpangaruh terhadap permaianan. Sebuah kondisi yang tidak bisa didapatkannya pada saat melatih MU dulu. Maka dari itu wajar saja jika dirinya tidak ingin mengalami hal serupa.

Bisa dikatakan rapor Mou saat melatih MU sangatlah buruk. Berbeda sekali dengan apa yang sudah diperbuatnya terhadap klub-klub yang dilatih sebelumnya. Misalnya saja Chelsea, di Chelsea dulu dirinya mampu memberikan banyak sekali prestasi meskipun tetap saja dirinya harus rela dipecat.

Butuh Ketenangan Dalam Bekerja

Mourinho menjelaskan jika sekarang ini merupakan era dimana generasi pemain bukan hanya pemain, tapi paket lengkap. Maksudnya saat menjadi seorang pelatih, di sisi lain ada yang namanya pemain, keluarga, direktur komunikasi, rombongan, dan agen.

Dan, ketika Anda memiliki seorang pemain maka otomatis Anda juga memiliki semua gangguan tersbut. Oleh sebab itu jika tidak ada empati dari struktur klub, maka dijamin akan begitu banyak kontradiksi. Kondisi inilah yang akan menyebabkan sangat sulit untuk bekerja secara maksimal.

Pelatih Dengan Segudang Pengalaman

Sejak berhasil membawa Porto menjuarai Liga Champions pada tahun 2014, Mou sudah banyak mengelola klub-klub top Eropa, mulai dari Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, dan Machester United.

Total selama karirnya menjadi seorang pelatih, dirinya sudah memenangkan total sebanyak 20 trofi utama. Jadi wajar saja jika dirinya disebut-sebut sebagai salah satu pelatih tersukses yang ada di dunia saat ini.

Selain empati struktural, Mou menyebutkan ada syarat lain yang harus dipenuhi oleh klub jika ingin menjadikannya sebagai pelatih kelak, yakni dirinya menginginkan klub tersebut memiliki proyek jangka panjang. Jadi jika klub tersebut tidak memiliki ambisi, maka eks pelatih Manchester United ini enggan untuk menanganinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *