Klok Jadi WNI, Seperti Inilah Formasi Mengerikan Timnas Naturalisasi Indonesia

49 Shares

Kembali lagi berita sepakbola Indonesia dihangatkan dengan adanya pemain naturalisasi. Gelandang PSM Makassar, Marc Anthony Klok disebut tengah melakukan proses menuju WNI. Hal ini pastinya akan menambah warna baru dalam skuat naturalisasi Timnas Indonesia.

Jika proses naturalisasi berjalan lancar, maka Klok bisa menjadi sosok baru dalam skuat Timnas Indonesia beberapa tahun ke dapan. Pasalnya secara usia terbilang masih cukup muda, yakni baru 25 tahun.

Jika dilihat para pemain naturalisasi saat ini, Indonesia sebenarnya nyaris memiliki satu tim penuh yang berisikan para pemain-pemain naturalisasi. Sampai saat ini hanya tersisa satu slot di posisi penjaga gawang yang masih belum memiliki pemain naturalisasi.

Meskipun sebelumnya sempat menyeruak nama kiper ketiga Juventus, Emil Audero yang masih memiliki darah Indonesia yang berasal dari Mataram, Nusa Tenggara Barat untuk dinaturalisasi.

Bahkan PSSI sebenarnya pernah mencoba memanggil pemain yang saat ini dipinjamkan ke Venezia FC ini untuk membela Timnas Indonesia. Tapi Audero menolak pinangan tersebut karena lebih memilih membela Timnas Italia.

Selain Audero, ada juga kiper impor asal Korea Selatan, Yoo Jae-hoon yang sempat mengutarakan niatnya untuk menjadi WNI. Namun sang kiper rupayanya tidak berkenan untuk membela Timnas melainkan lebih menginginkan menjasi pelatih.

Formasi Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Selain posisi penjaga gawang, Timnas Indonesia berwajah naturalisasi bisa dikatakan sudah lengkap mulai dari lini belakang sampai ujung tombak. Berikut formasi pemain naturalisasi Timnas Indonesia (4-3-3)

Kiper:-

Sektor Belakang: Victor Igbonefo, Bio Paulin, Diego Michiles, Sandy Walsh (masih proses)

Sektor Tengah: Raphael Maitimo, Stefano Lilipaly, Marc Klok

Sektor Depan: Beto Goncalves, Greg Nwokolo, Guy Junior

Pemain Cadangan: Ilija Spasojevic, Ezra Walian, Cristian Gonzales, Esteban Viscarram Herman Dzumafo Epandi, OK Jhon, Mamadou Alhadji, Silvio Escobar (masih dalam proses).

Dan rencananya masih ada beberapa pemain lagi yang akan dinaturalisasi. Pertanyaannya sekarang adalah apakah kebijakan menaturalisasi pemain seperti ini baik untuk persepakbolaan Indonesia?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *