Langkah Gegabah MU Pada Kontrak Solskjaer

0 Shares

Banyak pihak yang menyebutkan jika langkah Manchester United untuk mempermanenkan Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer pengganti Jose Mourinho sudah merupakan langkah yang sangat tepat. Tapi tidak bagi mantan pemain Tottenham Hotspur, Jermaine Jenas.

Berbeda dengan yang lain, Jenas menyebut jika langkah MU untuk mempermanenkan Solskjaer disebutnya sebagai langkah gegabah. Statement seperti ini tetunya menarik untuk ditelisik lebih mendalam lagi. Terlebih lagi penampilan MU akhir-akhir ini bisa dikatakan cukup mengecewakan. Terakhir, Paul Pogba dkk. dibantai Everton dengan skor telak 4-0 pada pertandingan lanjutan Premier League.

Pada awalnya Solskjaer ditunjuk menjadi karetaker MU menggantikan Mourinho yang dipecat pada pertengahan Desember 2018 lalu. Di bawah kendali Solskjaer, performa Setan Merah perlahan membaik dan bahkan bisa dibilang luar biasa. MU sempat lolos ke perempat final Liga Champions dan juga sempat merasakan peringkat empat besar Premier League.

Melihat performa MU di bawah tangan Sloskjaer, pihak manajemen lantas memutuskan untuk mempermanenkan sang pelatih pada akhir Maret 2019 kemarin. Sialnya, semenjak dipermanenkan justru performa MU perlahan mulai mengalami penurunan. The Red Devils seolah mulai akrab lagi dengan yang namanya kekalahan.

Terbaru, MU terpental dari empat besar klasemen Liga Inggris dan juga tersisih dari ajang Liga Champions usai dibabat habis oleh Barcelona pada babak perempat final kemarin. Kondisi inilah yang melatarbelakangi statement dari Jenas terkait dengan dipermanenkannya Solskjaer.

Jenas menyebut jika apa yang dilakukan pihak manajemen Setan Merah adalah keputusan yang gegabah dan terlalu terburu-buru. Bahkan Jenas sampai menyebutkan jika hal tersebut adalah sebuah keputusan yang emosional. Padahal dalam bisnis, seharusnya hal semacam ini harus menjadi keputusan logis yang matang untuk jangka panjang.

Lebih lanjut Jenas mengatakan jika apa yang dilakukan pihak menajemen bukanlah cara yang biasa dilakukan. Mengingat apa yang dilakukan oleh Sir Alex Ferguson terbilang cukup unik dan MU terkesan cukup sulit untuk menirunya dengan beberapa manajer terbaik di dunia.

Parahnya, kini United harus puas berada berada di urutan ke enam klasemen sementara Premier League. Manchester United teringgal dua poin dari Chelsea dan Arsenal yang beradai di posisi empat dan lima yang sama-sama mengoleksi poin 66.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *