Mesut Ozil Bela Muslim Uighur, Arsenal Diboikot Cina

13 Shares

Cuitan pemain Arsenal berbuntut panjang. Karena Mesut Ozil bela muslim Uighur, pemerintah Cina kabarnya akan memboikot Arsenal. Pertandingan Arsenal tidak ditayangkan di stasiun TV di Cina. Mungkin juga termasuk tayangan streaming bola online dengan aplikasi.

Kabar ini sudah resmi dipublikasikan oleh pemerintah Cina. Dan ini bukan kabar yang baik buat Arsenal. Pasalnya, Cina memiliki penduduk yang sangat banyak. Dan kebanyakan dari mereka suka dengan klub asal Inggris ini, yaitu Arsenal.

Cuitan Mesut Ozil Bela Muslim Uighur

Seperti yang sudah banyak dikabarkan oleh media, ada sekelompok orang islam di Cina. Namanya Uighur. Kabarnya, mereka disiksa oleh pemerintah Cina. Dan hal tersebut menuai protes dari berbagai kalangan. Tak terkecuali pesepakbola asal Jerman, Mesut Ozil.

Seperti yang sudah banyak diketahui, Ozil merupakan pesepakbola beragama Islam. Ia berdarah Turki. Karena ia juga seorang muslim, ia memberikan dukungan bagi saudara seimannya di Cina yang kabarnya disiksa oleh pemerintah mereka sendiri.

Melalui akun media sosial Twitter, Ozil membuat cuitan terkait dengan kekerasan yang dilakukan oleh pemerintah Cina terhadap muslim Uighur. Ia mengecam pemerintah. Selain itu, mantan pemain Real Madrid ini juga menyayangkan kenapa negara-negara Islam diam ketika ada muslim Uighur yang mendapatkan kekerasan tersebut.

Tidka hanya itu, ia juga membuat postingan di akun Instagram-nya. Ia membuat caption “Quran dibakar, masjid ditutup, sekolah Islam dilarang, cendekiawan agama satu per satu dibunuh. Terlepas dari semua itu, muslim tetap diam. Suara mereka tak terdengar,”

Unggahan Ozil di media sosial tersebut membuat pemerintah Cina naik pitam. Apalagi, unggahan tersebut menggunakan latar belakang biru dengan gambar bulan sabit. Bendera itu adalah bendera kelompok separatis di Cina.

Selama ini, Cina juga sedang sibuk mengatasi separatisme. Dan ini bukan isapan jempol belaka. Ada kelompok yang menamai diri mereka dengan Turkestan Timur. Mereka punya bendera yang tidak lain adalah yang dijadikan latar belakang unggahan media sosial Mesut Ozil. Mereka sudah membuat negara Turkestan Timur yang tidak diakui oleh Cina. Pemerintah Cinta menganggap mereka separatis.

Sayangnya, mereka berada di Uighur. Dan ketika mereka ingin mengatasi masalah separatisme ini, yang muncul di permukaan adalah pembantaian terhadap muslim Uighur.

Undangan Pemerintah untuk Mesut Ozil

cuitan mesut ozil muslim uighur

Karena unggahan tersebut, Cina membuat keputusan besar. Mereka melarang penayangan pertandingan Arsenal di Cina.

Ini bukan merupakan protes yang aneh. Sudah sering kali Cina melakukan hal yang sama. Hanya saja, kali ini mereka protes dengan satu pemain sepakbola.

Ini menjadi penting karena Cina melihat Ozil sebagai pemain terkenal yang banyak didengar. Cina tidak ingin hoax mengenai kekerasan di Uighur semakin menyebar luas akibat cuitan orang terkenal seperti Ozil. Karena bagi Cina, kekerasan muslim Uighur merupakan berita hoax. Dan ketika Musut Ozil bela muslium Uighur, Cina menganggap sang pemain sudah termakan berita hoax.

Oleh sebab itu, Cina mengundang pemain timnas Jerman tersebut untuk datang ke Cina. Dengan harapan sang pemain tahu keadaan pasti di sana. Cina ingin memberitahu bahwasannya muslim di Cina hidup dengan sangat baik. Mengenai kejadian di Uighur, ini hanyalah upaya Cina mengatasi separatisme yang kebetulan kebanyakan dari mereka beragama Islam dan mereka bersembunyi di Uighur.

Sebenarnya, ini bukan kontroversi pertama yang dilakukan oleh Ozil. Ada banyak kontrovesi Ozil selama di Arsenal. Namun, kali ini yang dibuat oleh Ozil berdampak besar sekali bagi klub.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *