Milan Petrovic Penuhi Janjinya Kala Arema Bertemu PS Tira

Milan Petrovic menepati janjinya untuk bermain lebih baik kala anak asuhnya Arema berhadapan dengan PS Tira. Hal ini dibuktikan dengan kemenangan yang didapatinya meskipun dengan skor tipis 1:0 di Minggu, 2 Desember 2018.

Dilansir di laman Indosport Minggu 2/12/2018 bahwa pelatih Arema ingin menagih 2 poin yang diambil PS Tira kala bertandang di Kanjuruhan sebelumnya. Karena di kala itu, PS Tira mampu menahan imbang dengan skor 2:2.

Kunci Kemenangan Arema

Pada laga ini sebenarnya sangat menentukan nasib dari PS Tira. Klub tersebut sedang berjuang agar tidak terjun di jurang degradasi. Dan Arema menjadi lawan yang harus ditaklukkan agar bisa terhindar dari zona tersebut.

Di lain sisi, Arema dituding akan membantu PS Tira dalam merealisasikannya. Tentunya dengan bermain yang tidak biasa. Namun semuanya terbantahkan dengan kemenangan yang dibawa pulang Arema.

Kemenangan ini tercipta dari sepakan Makan Konate pada menit ke 71. Hasil ini sudah menunjukkan bahwa Arema benar-benar fight kala melawan PS Tira. Dan tentunya menyangkal adanya main mata pada laga tersebut.

Milan Petrovic Minta Maaf Pada PS Tira

Kemenangan yang diraih Arema jelas membuat PS Tira semakin kesulitan untuk tetap berada di liga teratas Indonesia. Hampir dipastikan jika musim depan PS Tira akan bermain di Liga 2.

Saat ini, PS Tira berada di dasar klasemen dengan perolehan 36 poin saja. Poin ini tentu saja sulit untuk membawanya tetap bertahan di liga teratas.

Kondisi ini lantas membuat pelatih Arema menaruh simpati. Ia melayangkan permintaan maafnya lantaran harus melihat lawannya kehilangan poin penting di kandangnya.

Ia juga mengatakan jika timnya ingin selalu meraih poin di setiap pertandingan. Setidaknya, raihan poin akan membawa Arema menjadi lebih baik kedepannya. Tentunya jika dipandang dari sisi permainannya.

Petrovic juga mengatakan kalau pertandingan berjalan cukup sulit. Butuh waktu yang lama sampai anak asuhnya mampu mengunci kemenangan. Dan ia mengapresiasi kinerja dari anak asuhnya karena memberikan gambaran permainan yang lebih baik.

Intinya, tudaingan main mata di laga tersebut tidak terjadi. Milan Petrovic memenuhi janjinya untuk bermain lebih baik, dan buahnya adalah kemenangan yang berharga bagi tim besutannya.

       Update: Edy Rahmayadi Didesak Publik Untuk Segera Mundur Sebagai Ketua PSSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *