Nama “Ozil” Hilang Akibat Protes kepada China Mengenai Uighur

29 Shares

Beberapa hari yang lalu, Mesut Ozil melayangkan protes kepada China. Ini diakibatkan pemberitaan pemerintah China yang menganiaya muslim Uighur. Dan hal tersebut langsung berimbas pada sang pemain.

Dikabarkan nama Ozil tidak lagi ada di dalam Game Pro Evolution Soccer 2020 di China. Ini buntut dari protes kepada China melalui akun media sosialnya.

Sebelumnya, pemerintah China memberikan respon keras akibat unggahan pemain asal Jerman tersebut. Hingga akhirnya China tidak menayangkan pertandingan Arsenal.

Menurut China, Ozil sudah termakan berita hoax. Karena menurut mereka, yang China lakukan adalah mengatasi masalah separatisme yang kebetulan berada di dalam kelompok Uighur.

Respon Juga Dari Masyarakat China

Protes Ozil kepada China jelas mengakibatkan masalah besar. Pasalnya, bukan hanya pemerintah China yang melayangkan kecaman. Masyarakat China juga. Mereka tidak menerima jika Ozil menyalahkan pemerintahan mereka. Karena menurut mereka, apa yang dilakukan oleh pemerintah untuk melindungi masyarakat China.

Karena itulah, ini akibat yang tidak main-main. Banyak masyarakat yang akhirnya tidak menaruh respect kepada mantan pemain Real Madrid ini. Masyarakat China mungkin sudah rela untuk tidak menonton pertandingan Arsenal. Selain itu, mereka juga rela bermain PES 2020 tanpa adanya nama Ozil di skuad Arsenal.

Tentu ini kabar buruk bagi managemen Arsenal. Karena bagaimanapun juga ini akan mempengaruhi popularitas dan juga pendapatan mereka.

Sebenarnya, bukan kali ini saja Ozil membuat kontroversi. Sebelumnya, sudah ada kontroversi Ozil selama di Arsenal. Yang baru adalah protes terhadap tindakan pemerintah China kepada muslim Uighur.

Ozil Mendapatkan Undangan dari Pemerintah China

China menganggap Ozil telah termakan berita hoax. Oleh sebab itu, China mengundang sang pemain untuk datang ke negara mereka. Dengan tujuan agar ia tahu bagaimana umat Islam hidup damai di sana.

Sampai saat ini, belum ada tanggapan dari sang pemain. Apakah ia akan datang memenuhi undangan pemerintah China atau tidak. Jika namanya muncul lagi di game PES 2020, mungkin datang menjadi cara yang terbaik. Selain itu, pertandingan Arsenal juga bisa ditonton lagi di China. Dan masyarakat China akan memaafkan apa yang sudah dilakukan oleh sang pemain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *