Neymar Dipersilahkan Pergi Asal Tidak Ke Barcelona

10 Shares

Belakangan ini rumor mengenai kepulangan Neymar ke Barcelona semakin gencar berhembus. Penyerang 27 tahun ini dikabarkan sudah tidak betah lagi di Paris dan ingin reoni lagi dengan klub lamanya tersebut.

Paling baru, Neymar membuat ulah dengan tidak hadir di markas klub untuk memulai persiapan pramusim. Meskipun Neymar lewat sang ayah sudah mengonfirmasi jika alasan mangkir dari latihan karena dirinya harus menjalani acara amal yang sudah dijadwalkan sejak setahun yang lalu.

Direktur PSG, Leonardo mengakui jika Neymar memang ingin hengkang. Dan Leonardo menegaskan jika pihak klub tidak akana menghalang-halangi kepergian sang pemain. Namun dengan catatan mahar transfernya harus sesuai dengan yang diinginkan PSG.

Lebih Suka Jual Neymar Ke Real Madrid

PSG disebut bersedia melepas salah satu bintangnya, Neymar pada musim panas kali ini untuk menyeimbangkan neraca keuangan klub. Tapi dikabarkan juga jika PSG lebih tertarik menjual sang straiker ke Madrid ketimbang ke Barca.

Seperti dilansir dari Daily Star, hubungan PSG dengan Barca masih belum harmonis dikarenakan transfer pemain beberapa tahun yang lalu. Klub asal kota Paris ini masih kesal dengan ulah Barca yang ingin merebut Marco Verrati pada tahun 2017 silam.

Pada waktu itu, PSG lantas meresponnya dengan menebus klausal pelepasan Neymar. Uang senilai 200 juta poundsterling atau setara dengan Rp 3,5 triliun dianggap sebagai balasan dari PSG atas langkah Barca yang ingin merebut Verrati.

    Baca Juga: Jadwal Lengkap Tur Pramusim Barcelona 2019

Dan hubungan panas antara PSG dan Barca disebut belum mereda hingga musim pans 2019. Dalam beberapa bulan belakangan ini, Barca berusaha mendapatkan Andrien Rabiot sebelum dirinya memilih gabung ke Juventus. Dan PSG malah dituduh sedang berupaya merebut Ivan Rakitic.

Hubungan buruk antara PSG dan Barca dipercaya akan dimanfaatkan oleh pihak Real Madrid. Bukan rahasia umum lagi jika Madrid ada ketertarikan dengan penyerang asal Brasil tersebut. Namun ada sedikit ganjalan dalam upaya memboyong Neymar dari Paris.

Pada musim panas 2019 kali ini, Madrid sudah terlalu banyak mengeluarkan uang. Oleh sebab itu Madrid perlu menjual beberapa pemainnya supaya neraca keungan klub bisa seimbang. Jika tidak, maka sanksi FFP sudah menunggu di depan mata.

Yang menjadi pertanyaanya kemudian adalah maukah Neymar ke Madrid? Pasalanya banyak rumor yang berkembang jika Neymar justru menginginkan kembali lagi ke klub lamanya Barcelona.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *