Penyesalan Punggawa Juventus Selepas Kepergian Mattia Caldara

0 Shares

Beberapa punggawa Juventus sesalkan kepergian Mattia Caldara ke klub rival, AC Milan. Salah satunya jelas dilontarkan oleh bek utama, Chiellini. Dirinya sangat menyayangkan keputusan managemen yang melepasnya dengan status permanen.

Pelepasan Caldara ini dilakukan demi mendapatkan Leonardo Bonucci. Strategi pertukaran pemain dilancarkan oleh kedua klub. Dan masing-masing mengambil kata sepakat dengan nilai banderol yang sama.

Statusnya dipermanenkan. Caldara harus berlabuh ke Milan, dan menjadi salah satu calon kuat untuk menempati posisi yang ditinggalkan Bonucci. Menariknya, Caldara sendiri menjadi bagian proyek jangka panjang bagi lini pertahanan AC Milan dan timnas Italia dalam waktu yang lama.

Hal Yang Melatarbelakangi Kepindahan Caldara

Caldara ditransfer ke tim merah hitam dengan metode pertukaran pemain yang sama-sama menempati posisi yang sama. Yaitu bek tengah. Dan keduanya merupakan bagian skuad timnas Italia.

Kualitasnya dikatakan lebih unggul Bonucci. Hanya saja, Caldara punya kesempatan besar untuk melampauinya. Secara, kemampuan bertahannya sangat bagus, dan usianya yang masih muda membuat dirinya bisa melakukannya dan bisa lebih dari sang pemain.

Kepindahan sang pemain ini disebabkan oleh situasi rumit yang dialami oleh Juventus. Hal ini tak lepas dari pegerakan transfer yang dilakukannya baru-baru ini. Transfer sensasional dari pemain berkelas mau tidak mau harus diimbangi dengan penjualan pemain berkelas.

Gunanya jelas untuk mendapatkan keseimbangan keuangan. Bahkan kabarnya, managemen Juventus akan melepas beberapa pemain intinya kembali. Diantaranya adalah Sandor, Pjanic dan Benatia. Ketiganya punya peluang untuk hengkang ke klub lain di bursa transfer musim panas ini.

Chiellini Buka Suara Terkait Kepindahan Caldara

Giorgio Chiellini menjadi salah satu bek ternama di dunia. Kemapanannya di lini belakang membuat penjaga gawang lebih tenang. Bahkan, kemampuan duel udaranya sangat baik. Tak jarang jika sang pemain bisa menyarangkan bola ke jala lawan saat situasi corner kick.

Chiellini sempat berharap jika Caldara bisa menjadi tandemnya di Juventus. Sang pemain tahu kemampuan bermain mantan Atalanta ini. Namun kesempatan bermain bersama belum sempat dilakukannya lantaran pemain sering dicadangkan dan dipinjamkan.

Dilansir di laman Football Italia Selasa 7 Agustus 2018, Chiellini mengatakan jika Caldara adalah pesepakbola muda yang ditunggunya. Malahan, Caldara telah dipersiapkan untuk mengisi lini belakang di tahun yang lalu.

Ia menambahkan jika kedatangan Ronaldo memaksa pemain untuk keluar. Dan amat disayangkan, Caldara masuk dalam situasi tersebut.

Chiellini juga mengakui penyesalannya atas situasi tersebut. Pasalnya, pemain ini bisa memperkuat lini belakang Juventus selama beberapa tahun kedepan. Tentunya dengan semua kualitas yang dimilikinya.

Tak hanya Chiellini saja yang melontarkan penyesalannya atas situasi tersebut. Hampir semua punggawa tim putih hitam ini juga merasakannya. Terlebih pelatih utama, Massimiliano Allegri.

Namun harus digarisbawahi, klub juga butuh keseimbangan. Ketika ada pemain baru masuk, maka ada pemain yang harus keluar. Meskipun pemain yang masuk dalam daftar jual sangat didambakan.

Kini Caldara menjadi bagian skuad utama AC Milan. Kehadirannya bebarengan dengan Gonzalo Higuain yang didatangkan dengan opsi peminjaman. Namun Milan diberikan opsi pembelian di akhir musim.

Kehadiran dua pemain ini disambut gembira oleh tifosi Milan. Hal ini mengingat keduanya sangat penting. Higuain dianggap punya kualitas bagus di lini serang. Dan caldara dianggap sebagai masa depan klub dan timnas Italia yang menempati posisi belakang.

Di AC Milan, Caldara diproyeksikan untuk menemani Romagnoli. Keduanya sama-sama menempati posisi lini belakang dan berpaspor Italia. Mattia Caldara diklaim bisa menjadi duet terbaik bagi Romagnoli untuk mengawal pertahanan timnas dan klub.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *