Persib Bandung Tidak Patuhi Keputusan PSSI

0 Shares

Persib Bandung menunjukkan kelasnya sebagai tim elite sepakbola Indonesia. Ini dibuktikan dengan penampilan terbaiknya dalam melawan sejumlah klub. Tak ayal jika tim Maung Bandung ini kokoh sebagai pemuncak klasemen di paruh musim pertama.

Sempat mengawali laga-laga yang kurang membahagiakan dengan raihan poin yang tidak maksimal. Perlahan tapi pasti, para punggawa utamanya mampu bermain gemilang di laga-laga sisa. Kemenangan demi kemenangan didapatkan meskipun memiliki jadwal yang begitu padat.

Memuncaki klasemen sementara menjadi buah kerja keras sang pelatih dan sejumlah punggawanya. Dan ini menjadi kabar baik bagi tifosinya. Namun begitu, ada kabar kurang menyenangkan yang meliputi tim kebanggaan masyarakat Bandung.

Kabar buruknya adalah kemungkinan tim elite ini akan dijatuhi sanksi oleh PSSI. Apa penyebabnya?

Penyebab PSSI Bisa Saja Menjatuhkan Sanksi Pada Persib Bandung

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) merupakan pimpinan tertinggi di persepakbolaan Indonesia. Kebijakan-kebijakannya harusnya dipatuhi. Jika tidak, PSSI punya wewenang khusus untuk menjatuhkan hukuman.

Hukuman ini bisa bervariasi sesuai ketentuan yang berlaku. Mulai dari larangan bermain, pengurangan poin dan lain sebagainya. Dan ini akibat dari melakukan tindakan yang tidak diperkenankan oleh PSSI.

Pada kasus Persib, managemen dikabarkan menolak jadwal pertandingan. Pertandingan yang dimaksud adalah pertandingan tunda melawan PSKC. Penjadwalan untuk pertandingan ulangan ini telah dibuat, dan masing-masing kesebelasan diharapkan bisa bermain di tanggal 15 Agustus 2018 mendatang.

Sebenarnya, laga kedua kesebelasan ini harusnya berlangsung di 4 Juli 2018. Namun karena berbenturan dengan rapat pleno perhitungan suara Pilkada 2018, laga ini ditunda dan dialihkan ke tanggal 15 Agustus mendatang.

Keputusan ini sudah dibuat oleh PSSI, dan pihak Persib telah diberikan surat untuk melakukan pertandingan ulangan. Namun begitu, nampaknya managemen Persib tidak menyetujui keputusan tersebut.

Managemen klub menyatakan keberatannya. Managemen kemudian melayangkan surat balasan agar laga tersebut diselenggarakan di 7 September. Hanya saja, PSSI nampaknya menampiknya.

Dengan mangkirnya Persib ini, kemungkinan besar PSSI akan menjatuhkan sanksi pada tim maung Bandung. Mengenai sanksinya belum ada kejelasan. Pihak PSSI yang akan mengklarifikasikannya setelah Persib benar-benar telah melakukan hal yang tidak diperkenankan oleh PSSI. Yakni mangkir dari jadwal pertandingan ulangan.

Alasan Managemen Persib Tidak Patuh Pada PSSI

Keberatan telah diajukan oleh pihak Persib. Sebagaimana dilansir di laman Bola.Okezone Selasa 7 Agustus 2018, bahwa managemen meminta laga dimainkan di 7 September. Namun setelah surat dilayangkan, Federasi sepakbola Indonesia memberikan surat balasan yang berisikan jika Persib tetap harus bermain di 15 Agustus.

Keberatan managemen akan laga tersebut ini didasari oleh dua alasan. Pertama adalah merasa kecewa dengan penundaan laga. Padahal, sejumlah punggawa telah datang di Tasikmalaya, tapi laga dibatalkan begitu saja tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

Kedua adalah klub akan diliburkan. Setidaknya, Persib akan menjalani liburan setelah berlaga melawan Mitra Kukar. Tepatnya di tanggal 10 Agustus.

Sang juru taktik juga mengeluhkan dan heran terkait sikap PSSI yang memaksa tim bermain. Padahal, tim-tim lainnya diliburkan lantaran ASIAN Games 2018 dimulai. Ia juga menambahkan ras kekecewaannya dengan melontarkan pertanyaan tentang mengapa hanya Persib saja yang bertanding.

Gomez juga mengatakan jika Persib hanya siap bermain di September. Jika PSSI tetap bersikeras, Persib nampaknya akan melewatkan laga tersebut. Managemen dan sejumlah punggawa Persib Bandung juga siap bila PSSI menjatuhkan sanksi lantaran tidak mematuhi aturan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *