Satgas Antimafia Bola Pantau Terus Edy Rahmayadi

12 Shares

Dunia sepakbola Indonesia baru-baru ini digegerakan dengan ditangkapnya beberapa mafia bola oleh satgas Antimafia Bola. Bahkan para petinggi PSSI juga tidak luput dari pemeriksaan.

Bahkan banyak sosok penting sudah ditangkap dan diperiksa oleh satgas bentukan Polri ini. Namun sampi detik ini sosok ketua PSSI Edy Rahmayadi belum tersentuh. Tapi menurut Devisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Pol Dedi Prasetyo, ketua umum PSSI kemungkinan besar juga tak luput dari pemeriksaan.

Sejauh ini, Satgas Antimafia Bola sudah memanggil beberapa orang penting di persepakbolaan Indonesia. Pemeriksaan ini dilakukan untuk menindaklanjuti laporan soal pengaturan skor yang terjadi di Liga 2 dan Liga 3.

Nama-nama yang sampai saat ini sudah dipanggil untuk mendukung penyelidikan tersebut adalah manajer Madura FC, Januar Hermanto, Ketua BOPI, Richard Sambera, Sekjen BOPI, Andras Marbunj, Petinggi PT LIB, Berlinton Siahaan dan Tigor Shalomboby, Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto, dan Ketua Komisi Disiplin PSSI, Asep Edwin.

PSSI Juga Diperiksa

 Sedangkan dari PSSI sendiri, sampai saat ini baru Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria saja yang baru dipanggil. Ratu Tisa memenuhi panggilan pemeriksaan pada jumat 28/12/2018 sore.

Yang menjadi pertanyaannya kemudian adalah bagaimana dengan ketua umum PSSI? Kapan beliau akan dimintai keterangan?

Untuk pemanggilan Ketum PSSI tergantung dari hasil pemeriksaan para tersangka yang sebelumnya sudah berhasil ditangkap. Pemanggilan yang dilakukan terhadap PSSI ini untuk mengetahui terkait dengan regulasi sistem kompetisi di Indonesia.

Selaian itu, Satgas Antimafia Bola juga akan menanyakan terkait dengan tanggung jawab PSSI terkait dengan adanya pengaturan skor yang sempat menggegerkan persepakbolaan Indoensia di penghujung tahun 2018 ini.

Sudah Menetapkan Empat Tersangka

Sampai saat ini, Satgas Antimafia Bola sudah menetapkan empat tersangka dalam kasus pengaturan skor yang terjadi di Persibara Banjarnegara. Keempat orang tersebut adalah:

  1. Priyanto (mantan anggota Komisi Wasit PSSI)
  2. Anik Yuni Artika (Wasit Futsal)
  3. Johar Lin Eng (Anggota Exco PSSI)
  4. Dwi Irianto alias Mbah Putih (Mantan Ketua Asprov PSSI DIY).

Kasus ini masih bisa terus berkembang. Bahkan banyak rumor yang berkembang jika kasus pengaturan skor ini tidak hanya terjadi di Liga 2 dan Liga 3 saja, tapi juga ada di Liga 1. Sebuah kabar yang sangat mengejutkan untuk dunia sepakbola Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *