Selain Courtois, Inilah Deretan Pemain Yang Memaksakan Transfer Pada Klub Mereka

0 Shares

Thibaut Courtois resmi bergabung dengan salah satu klub Liga Spanyol Real Madrid. Setelah terjadi tarik ulur selama beberapa minggu, akhirnya Chelsea mau melepas kiper utamanya ini dengan mahar 35 juta poundsterling.

Meskipun sebenarnya pihak The Blues enggan untuk melepasnya, tapi akhirnya kalah dengan keinginan kuat Courtois untuk hengkang. Terlebih lagi kontrak kiper Timnas Belgia ini hanya menyisakan satu musim saja.

Di sisi lain, Courtois  enggan untuk melakukan perpanjangan kontrak dengan Chelsea. Jika tidak ingin rugi, mau tidak mau Chelsea harus merelakan kiper utamnya ini hengkang pada jendela transfer musim panas 2018.

Maka dari itu, banyak yang mengatakan jika transfer Courtois ke Madrid ini tampak dipaksakan. Tapi apa yang dialami oleh Courtois ini sebenarnya bukan hal yang baru di dunia sepakbola.

Sebab banyak juga para pemain yang memaksakan transfer pada klub yang dibelanya. Siapa sajakah mereka?

Raheem Sterling

Tampil memukai bersama dengan Liverpool, membuatnya banyak diincar oleh klub kaya Eropa, salah satu diantaranya adalah Manchester City. Sadar dengan hal itu, akhirnya Sterling memilih melanjutkan karirnya ke Ethad Stadium.

Tapi dirinya meninggalkan kesan yang cukup buruk. Hal ini disebabkan punggawa Timnas Inggris ini sempat menolak mengikuti sesi latihan dengan Liverpool. Sehingga wajar saja jika dirinya dicap sebagai penghianat oleh para fans The Reds Liverpool.

Luis Suarez

Liverpool sepertinya masih belum bisa melupana permintaan dari Sterling yang memaksa pihak klub untuk menjulanya pada musim 2015/2016. Setahun berlalu, giliran penyerang tajamnya, Luiz Suarez yang memaksa pihak klub untuk merelakannya pergi.

Alasannya pun cukup aneh, Suarez merasa tidak kuat lagi dengan pemberitaan media Inggris. Pemain Timnas Uruguay ini merasa bahwa privasinya sudah tidak dihargai lagi. Setelah itu, Suarez memilih hengkang ke klub asal Spanyol Barcelona.

Mateo Kovacic

Kesulitan menembus statrting XI dan selalu mengawali laga dari bangku cadangan, membuat salah satu gelandang tengah Real Madrid Mateo Kovacic merasa prustasi. Jadi wajar saja jika dirinya memilih untuk hengkang.

Lantaran tidak segera diijinkan hengkan oleh Madrid, pamain asal Kriasia ini bahkan sampai memutuskan untuk mangkir dari sesi latihan. Tujuannya tidak lain agar supaya pihak klub segera melepasnya.

Dan ternyata usaha Kovacic pun membuahkan hasil. Akhirnya Kovacic resmi bergabung dengan salah satu klub Premier League Chelsea dengan status pinjaman selama satu musim.

Riyad Mahrez

Setelah berhasil mengantarkan Licester Cuty menjadi kampiun Liga Inggris musim 2015/2016, membuat pemain asal Aljazair ini banyak dilirik oleh klub-klub top Eropa. Seolah tidak ingin melewatkan kesempatan emas ini, Mahrez akhirnya mengajukan permohonan transfer. Tapi dengan tegas Licester City menolaknya.

Sempat bertahan pada musim 2016/2017, dirinya kembali mengutarakan keinginannya untuk hengkang pada bursa transfer musim dingin 2018. Tapi lagi-lagi The Foxes tetap bersikukuh untuk mempertahankannya.

Kejadian ini lantas membuat sang pemain memutuskan untuk mangkir dari sesi latihan. Meskipun akhirnya dirinya kembali berlatih dan bertahan pada musim 2017/2018. Namun akhirnya pemain berusia 27 tahun ini bisa memenuhi keinginannya untuk hengkang ke klub lain.

Pada transfer musim panas 2018, akhirnya Manchester City resmi mendapatkan Mahrez dengan mahar 60 juta ponds. Sekaligus menjadikannya sebagai salah satu pemain Liga Inggris dengan biaya transfer termahal.

Sebenarnya masih banyak lagi pemain-pemain yang memaksakan transfer pada klub yang dibelanya. Tapi terlepas dari itu semua, bergabungnya Courtois ke Real Madrid bisa membuat El Real menjadi klub Liga Spanyol dengan pertahanan terkuat musim ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *