Sisi Positif Dan Negatifnya Pembekuan Liga 1 Indonesia Menurut Pemain PSIS

0 Shares

PSSI telah memutuskan untuk melakukan pembekuan Liga 1 Indonesia. Hal ini dilakukan setelah terjadi insiden tragis yang memakan korban salah satu supporter sepakbola. Dan pembekuan ini tidak dijelaskan kapan akan berakhir.

Keputusan ini memang mendapatkan apresiasi dari seluruh jajaran sepakbola. Baik itu managemen klub, para pemain maupun seluruh supporter di Indonesia.

Meskipun begitu, ada dampak yang akan dirasakan terkait pembekuan liga ini. Dampaknya akan dirasakan oleh klub, supporter dan seluruh masyarakat Indonesia.

Tanggapan M Wahyu Terkait Pembekuan Liga 1 Indonesia

Respon positif datang dari sejumlah kalangan sepakbola. Tidak hanya sejumlah klub, namun juga pemain sepakbola nasional. Contohnya adalah M Wahyu, salah satu punggawa klub PSIS Semarang.

M Wahyu memberikan tanggapan bahwa pemberhentian liga ini cukup positif. Terutama untuk menghormati keluarga yang sedang tertimpa musibah. Yakni meninggalnya supporter Persija.

Namun begitu, pemberhentian liga yang tidak jelas kapan berakhirnya dianggap kurang pas. Karena ini berhubungan dengan karir pemain sepakbola nasional.

Dijelaskan dalam komentar M Wahyu di akun Whatsuppnya jika kerugian akan dirasakan oleh para pemain. Pasalnya, para pemain mencari nafkah keluarga dari bermain di lapangan hijau ini.

Ketika liga dibekukan secara total, praktis penghasilan pemain sepakbola tidak menentu. Klub bisa saja membuat kebijakan yang kadang berujung pada pemecatan seluruh pemain. Bahkan bisa juga memotong gaji pemain akibat tidak segera bergulirnya liga.

Dampak Positif Dan Negatif Atas Pembekuan Liga Indonesia

Insiden yang menggemparkan sepakbola nasional ini memang mendapatkan sorotan dari berbagai pihak. Bahkan, media asing juga menyoroti tragedi memilukan yang menewaskan supporter Persija dengan cara yang keji.

Insiden ini lantas mendapatkan respon dari PSSI. Ketua PSSI secara langsung meminta PT Liga Indonesia untuk menghentikan laga sementara waktu. Dan belum jelas kapan pembekuan ini berlangsung.

Dilihat dari berbagai sisi, ada dampak positif dan negatifnya. Dampak positifnya adalah memberikan efek jera bagi yang bersangkutan. Dalam kasus ini, klub dan sejumlah penikmat sepakbola bisa bersikap dewasa, tidak melakukan tindakan yang berbahaya selama pertandingan berlangsung.

Sementara dampak negatifnya berhubungan dengan eksistensi persepakbolaan nasional. Betapa tidak, pembekuan ini bakalan membuat sejumlah pemain menganggur. Pengaruhnya adalah penurunan performa pemain.

Kerugian lain juga berhubungan dengan financial klub. Klub tidak bisa lagi mendapatkan pemasukan dari berbagai pihak. Khususnya dari penjualan tiket dan semacamnya.

Parahnya, klub masih harus mengeluarkan biaya untuk menggaji para pemainnya. Karena durasi kontrak pemain tidak bisa ditawar. Alhasil, pengeluaran klub akan terus membengkak yang mana bisa mengancam eksitensi klub itu sendiri.

Terlepas dari insiden memilukan tersebut, seluruh pihak perlu melakukan diskusi panjang untuk menemukan solusi. Bagi yang melakukan pelanggaran wajib mendapatkan sanksi yang mana bisa meminimalkan kejadian akan terulang kembali. Jika sudah dilakukan, pembekuan Liga 1 Indonesia bisa ditarik kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *