Stadion Paling Angker Di Piala Dunia Rusia 2018

0 Shares

Ada saja hal yang menarik untuk di kupas pada gerlaran Piala Dunia Rusia 2018. Tidak melulu soal skor pertandingan, prediksi pertandingan, pemain terbaik, dan lain sebagainya.

Bahkan jika Anda perhatikan, selama gelaran Piala Dunia pasti ada saja hal unik dan menarik yang akan disajikan. Contoh kecilnya saja banyak hewan yang lantas menjadi paranormal dadakan untuk menebak negara mana yang akan menang ketika ada sebuah laga berlangsung.

Hal unik seperti ini sebenarnya tidak hanya terjadi pada Piala Dunia 2018 Rusia saja. Bahakan jika Anda perhatikan, setiap ada Piala Dunia hampir bisa dipastikan ada peranormal dadakan yang akan memprediksi sebuah pertandingan.

Tidak Bersahabat Bagi Favorit Juara Dunia

Kazan Arena seolah menegaskan keangkerannya pada gelaran Piala Dunia Rusia 2018. Setelah berhasil menjadi saksi bisu dipaksa pulangnya Jerman dan Argentina, Brasil menjadi korban selanjutnya dari keangkeran stadiun yang satu ini.

Menyandang predikat sebagai juara bertahan, tak lantas membuat Jerman bisa berbicara banyak. Bahkan stadion inilah yang menjadi saksi Korea Selatan memaksa para pemain Jerman tertunduk lesu lantaran harus pulang lebih awal.

Jerman yang memaninkan laga hidup mati pada laga terakhir Grup F, secara mengejutkan harus tumbang ditangan Korea Selatan dengan skor 0-2. Kekalahan ini memastikan skuat asuhan Joachim Low harus pulang kampung sekaligus juga menjadi juru kunci Grup F di bawah Swedia, Meksiko, dan Korea Selatan.

Tidak hanya itu saja, bahkan stadiun inilah yang menjadi saksi negara Jerman harus merasakan tidak lolos dari fase grup Piala Dunia. Sesuatu yang sangat jarang dirasakan oleh Jerman di Piala Dunia sebelum-sebelumnya.

Tiga hari berselang, menjadi giliran Argentina yang dikubur di Kazan Arena. Berhadapan dengan Prancis di babak 16 besar, Messi dan kolega harus tumbang dengan skor 3-4. Hal ini sekaligus mengubur impian Messi juga untuk membawa Argentina juara sebelum memasuki masa pensiun.

Hal ini tentu saja semakin membuat status Messi yang tidak mampu berbuat banyak saat membela negaranya. Meskipun Messi berhasil meraih banyak gelar bersama dengan Barcelona, tapi Messi belum sekalipun berhasil membawa negaranya berjaya dalam sebuah turnamen sepak bola.

Brasil yang menyandang predikat lima kali sebagai juara serta dihuni oleh banyak pemain bintang top dunia, membutnya digadang-gadang sebagai salah satu kandidat juara Piala Dunia Rusia 2018.

Tapi kenyataannya Brasil harus terjungkal di babak perempat final. Melawan Eden Hazard dan kolega, nyatanya Brasil hanya mampu membalas satu gol dari dua gol yang berhasil membobol gawang Alisson Becker.

Belgia yang diarsiteki oleh Roberto Martinez dan didampingi oleh Thierry Henry bisa menutup parah pertama dengan keunggulan dua gol. Pada menit ke 13 lewat gol bunuh diri dari Fernandinho dan di menit ke 31 lewat akselerasi yang ditutup dengan lesakan jarak jauh oleh Kevin De Bruyne.

Pertandingan antara Brasil VS Belgia pada babak perempat final ini menjadi penutup serangkain pertandingan Piala Dunia 2018 yang diselenggarakan di stadion dengan kapasitas 42.873 tempat duduk ini.

Entah ini sebuah kebetulan ataukah tidak. Tersingkirnya Brasil yang merupakan salah satu tim unggulan juga terjadi di Kazan Arena. Sebuah Stadiun yang sebenarnya baru rampung dipugar pada tahun 2013 yang menjadi saksi bisu dari tersingkirnya 3 negara favorit juara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *