Syarat Supaya Juve Lebih Ringan Di Babak 16 Besar Liga Champions

0 Shares

Setelah lolos ke babak 16 besar Liga Champions, klub manapun pastinya ingin mendapatkan lawan yang ringan. Meskipun sebenarnya jika boleh jujur tidak ada lawan yang ringan setelah babak 16 besar.

Juara bertahan Seria A Italia, Juventus sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar sejak memainkan pertandingan kelima fase grup. Tapi posisinya di puncak klasmen ternyata masih belum benar-benar aman dikarenakan masih diikuti oleh Manchester United yang menempati posisi dua.

Kondisi inilah yang membuat Juve tidak boleh bermain setengah hati saat melawan Young Boys di pertandingan terakhir fase grup. Sebab tambahan tiga poin akan mengamankan posisi Nyonya Tua sebagai juara grup.

Incar Posisi Pertama

Alasan kenapa Juventus harus finis sebagai juara grup adalaha supaya Juve tidak bertemu dengan tim raksasa Eropa lainnya secara prematur. Itulah kenapa sang pelatih menginginkan timnya bisa keluar dari fase grup dengan finis di posisi pertama.

Menghindari tim-tim unggulan yang berada diperingkat pertama bisa membuat langkah Juve di Liga Champions semakin ringan. Jangan sampai Juve bentrok dengan Real Madrid, Manchester Cuty, Barcelona, PSG, atau Bayern Munchen di babak 16 besar.

Menjadi Lebih Ringan

Jika rencana yang diinginkan oleh Allegri ini bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan, menghindari terlebih dahulu tim-tim besar seperti ini akan membuat kiprah Bianconeri menjadi terasa lebih ringan dan mudah.

Meskipun demikian, Allegri sadar betul jika pertemuan dengan para kandidat juara tersebut tidak akan pernah bisa dihindari. Apalagi untuk tahun ini bisa dipastikan tingkat persaingannya akan lebih kompetitif.

Musim ini, babak 16 besar akan terasa lebih ringan jika Juve bisa finis di peringkat pertama. Jika tidak, Juve akan langsung berhadapan dengan salah satu tim kuat. Maka dari itu, perjalanan sampai ke puncak secara otomatis akan menjadi semakin berat juga.

Pada musim kemarin, perjalanan Juve harus kandas pada babak perempat final. Bahkan Juve harus mengakui keunggulan sang lawan dalam dua leg sekaligus. Juve harus dipaksa mengakui kehebatan sang juara bertahan Liga Champions, Real Madrid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *