Tanpa Ronaldo, Atletico Selevel Dengan Madrid

0 Shares

Banyak yang beranggapan jika Real Madrid secara kualitas akan turun setelah ditinggal mega bintangnya Cristiano Ronaldo pada transfer musim panas 2018. Pelatih Atlectico Madrid, Diego Simeone adalah salah satu yang percaya akan hal tersebut.

Bahkan dirinya berujar jika klub yang dilatihnya saat ini, Atletico secara level sudah sepadan dengan juara bertahan Liga Champions tersebut. Tentunya hal ini bukan tanpa alasan.

Pada bursa transfer musim panas 2018, CR7 memutuskan untuk meninggalkan Santiago Bernabue setelah 9 musim membela Madrid. CR7 memilih bergabung dengan juara bertahan Seria A Italia Juventus dengan mahar 100 juta euro.

Kehilangan eks bintang Manchester United ini membuat publik yakin jika El Real kini sudah kehilangan setengah dari daya gedornya. Apalagi jika mengingat sang penyerang selalu menjadi tumpuan di lini penyerangan Madrid.

Tercatata pada musim kemarin saja, CR7 berhasil menyumbang 44 gol dari penampilannya bersama Madrid di semua kompetisi. Wajar saja jika banyak yang psimis dengan produktivitas gol Madrid selepas ditinggal juru gedornya ini.

Terlebih lagi pada jendela transfer musim panas 2018, Madrid belum berhasil mendatangkan pengganti yang sepadan dengan Ronaldo. Makanya wajar saja jika banyak yang menyangsikannya ketajaman lini depan Madrid.

Setara Dengan Madrid

Pelatih Atletico ini merupakan sosok yang sangat yakin jika klub rivalnya itu kini semakin menurun. Bahkan Simeone berujar jika tim asuhannya saat ini sudah selevel dengan Los Blancos.

Dalam sesi wawancara bersama dengan El Partidazo de COPE, Simeone berujar jika secara hasil klub yang dilatihnya saat ini tidak lebih buruk dari Barcelona dan Madrid jika dilihat dari karakteristik individual para pemainnya.

Lebih lanjut dirinya mempertegas jika tanpa Cristiano, Atletico telah mencapai level yang sama dengan Los Merengues. Tapi jika dilihat lebih mendalam lagi, apa yang diucapkan oleh Simeone ini ada benarnya juga.

Soal Antoine Greizmann

Wajar saja jika Simeone memiliki pemikiran seperti itu. Terlebih lagi dalam skuatnya ada Antoine Greizmann yang baru-baru ini berhasil menunjukkan kualitasnya di Piala Dunia Rusia 2018 bersama dengan Timnas Prancis.

Meskipun bisa dikatakan memiliki andil yang cukup besar saat Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018, sayangnya nama sang pemain tidak berhasil masuk dalam daftar 3 besar FIFA Brst Men’s Player 2018.

Tidak masuknya nama Greizmann dalam tiga besar pemain terbaik dunia sempat membuat pelatih berkebangsaan Argentina ini merasa kecawa. Terlebih lagi ketika mengingat kontribusi yang dibuatnya sepanjang tahun ini baik bersama dengan Los Rojiblancos dan Timnas Prancis.

Meskipun banyak pihak yang menyangsikan kualitas Madrid paska ditinggal oleh Ronaldo, tapi sampai saat ini Los Blancos sudah berhasil membuktikan jika kepergian Ronaldo tidak memberikan dampak terhadap lini serang Real Madrid.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *