Tersingkir, Kepergian Coutinho Dari Barca Tinggal Hitungan Hari

24 Shares

Juara bertahan La Liga Spanyol, Barcelona pasti sangat terpukul dengan hasil leg kedua semifinal Liga Champions. Unggul 3-0 atas Liverpool di Camp Nou, Liverpool berhasil membalikkan kedudukan dengan unggul 4-0 di kandangnya, Anfield.

Kekalahan tersebut mengubur mimpi pasukan Ernesto Valverde yang seharusnya bisa berakhir dengan torehan treble winner musim ini. selain itu sepertinya kekalahan tersebut akan berbuntut panjang. Terlebih berkaitan dengan nasib Philippe Coutinho.

Pemain berpaspor Brasil ini sempat menjadi sasaran amarah para penonton pada pertandingan tersebut. Sebenarnya bukan kali ini saja Coutinho mendapat kritikan dari para fans Barcelona. Alasannya tidak lain karena performa sang pemain yang dianggap jauh dari ekspektasi.

Terlebih lagi jika dibandingkan dengan biaya besar yang harus dikeluarkan oleh Barcelona saat mendatangkannya dari Liverpool pada bursa transfer musim dingin, Januari 2018 lalu.

Coutinho Jadi Korban Pertama

Berkat kekalahan 4-0 di kandang Liverpool, seperti biasa para fans mencoba mencari kambing hitam dari pertandingan tersebut. Memang jika dianalisa lebih details lagi, pada pertandingan tersebut tidak ada pemain selan Lionel Messi yang tampak ingin mengambil alih pertandingan, apalagi mencetak gol.

Salah satu pemain Barca yang paling disorot adalah Coutinho. Eks bintang Liverpool yang juga pernah berseragam Inter Milan ini bahkan disebut tidak memberikan kontribusi sekecilpun di lapangan sejak menit pertama pertandingan.

Dan tampaknya manajemen Barca sendiri sudah cukup puas memberi kesempatan untuk pemain 26 tahun tersebut. Artinya tidak akan ada kesempatan kedua lagi untuknya. Dilansir dari ESPN, Coutinho bakal menjadi korban pertama pemain yang akan dijual pada musim panas nanti.

Saat didatangkan dari Liverpool dulu, Barcelona harus mengelurkan mahar transfer sebesar 142 juta pounds, yang sekaligus menjadikannya sebagai pemain termahal ketiga di dunia sampai sejauh ini.

Dan tampaknya juara bertahan La Liga Spanyol ini harus rela rugi besar sebab diprediksi jika saat ini tidak akan ada klub yang mau menebusnya dengan nominal sebesar itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *