Timnas Indonesia Tanpa Luis Milla Kala Menjamu Timnas Mauritius

Luis Milla menjadi nahkoda timnas Indonesia. Di bawah arahannya, timnas bisa bermain lebih baik. Terbukti dengan gaya menyerang yang sangat merepotkan barisan pertahanan lawan.

Selasa 11 September mendatang, timnas Indonesia akan melakoni laga uji coba melawan Mauritius. Laga ini bisa menjadi uji coba yang bagus, menjadi persiapan berharga bagi timnas. Pasalnya, timnas senior akan menjalani laga resmi AFF di November mendatang.

Namun begitu, nampaknya timnas tidak akan didampingi pelatih kepalanya, Mila. Lalu, siapa yang bertanggung jawab atas timnas? Mari simak ulasannya berikut ini!

Alasan Utama Luis Mila Tidak Mendampingi Timnas Indonesia

Mila sempat diisukan akan melepas jabatannya sebagai pelatih timnas. Ini tak lain dari kebijakan dan hasil kurang memuaskan di Asian Games.

Kekalahan terjadi di babak 16 besar. Kekalahan ini bahkan sempat ditangisi oleh sang pelatih. Pasalnya, penampilan impresif skuad garuda harus terhenti dengan hal kontroversi melawan UAE.

Seakan melihat kenyataan ini, banyak media mengkritisi. Sejatinya, penampilan skuad garuda sangatlah bagus. Hanya saja, prestasi juara belum terwujud.

Namun begitu, banyak media dan orang dalam badan PSSI yang percaya dengannya. Sama halnya dengan masyarakat Indonesia. Alhasil, sang pelatih dipertahankan.

Setelah menjalani laga kemarin, sang pelatih memutuskan untuk kembali ke Spanyol. Kembalinya adalah untuk liburan sementara. San sejauh ini, Mila belum kembali dari liburannya.

Liburan inilah yang membuat dirinya tidak bisa mendampingi timnas kala menjamu Mauritius Selasa nanti. Dan perannya akan diambil oleh Bima Sakti dan Danurwindo. Keduanya akan bekerjasama dalam memberi arahan sehingga timnas bisa bermain lebih baik.

Harapan Timnas di Laga Ujicoba Melawan Mauritius

Pada laga ujicoba ini, timnas bisa diharapkan bermain lebih baik. Tentunya bisa memenangkannya dengan meyakinkan. Karena kemenangan ini bisa memberikan dampak positif bagi timnas.

Kemenangan melawan Mauritius diharapkan bisa meningkatkan rangking timnas. Yang artinya, laga ini cukup krusial meski dalam bentuk ujicoba.

Tak hanya itu saja, kemenangan ini bisa menjadi modal berharga. Yakni sebagai evaluasi untuk dijadikan sebagai bahan melihat kelemahan. Nantinya bisa dicarikan solusi untuk kedepannya, terutama untuk pertandingan piala AFF.

Mauritius sendiri dianggap sebagai tim yang baik seperti yang dikatakan oleh Bima Sakti di laman bola.okezone Kamis, 6/9/2018. Ia mengatakan jika lawan yang dihadapi adalah tim yang baik. Timnas harus waspada.

Ia juga menambahkan bahwa timnas bisa meraih kemenangan. Kemenangan nantinya bisa mempengaruhi rangking timnas Indonesia. Dan ini sangat bagus bagi timnas guna memperluas sayapnya di dunia sepakbola.

Bima Sakti Akan Kombinasikan Pemain Muda di Skuad Garuda

Tonggak kepelatihan timnas nantinya tidak akan didampingi Mila. Pasalnya, sang pelatih sedang liburan. Dan tonggak kepemimpinan akan digantikan Bima Sakti.

Sejalan dengan persiapan timnas, Bima Sakti akan mencoba mengkombinasikan skuad muda dan senior. Sejumlah pemain muda di timnas Indonesia U 23 akan dipanggil. Sebut saja Evan Dimas dan Hargianto.

Pemain muda ini nantinya akan dikombinasikan dengan langganan timnaa senior. Kombinasi ini diharapkan bisa memberikan permainan yang lebih hidup. Bahkan, diyakini akan lebih baik jika melihat gaya permainan yang ditampilkan saat bermain di Asian Games pekan lalu.

Laga ini nantinya akan dimainkan di stadion Patriot Bekasi. Tepatnya di Selasa 11 September 2018 mendatang.

Patut ditunggu bagaimana gaya permainannya. Yang pasti, timnas Indonesia butuh kemenangan untuk meningkatkan kepercayaan diri skuad. Dan ini bisa ditingkatkan kembali oleh Luis Milla.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *