Timnas Indonesia U 16 Tidak Bisa Membawa 3 Pemain Kuncinya Di Piala Asia 2018

0 Shares

Timnas Indonesia U 16 harus legowo ketika harus mendapati kenyataan tidak bisa memainkan ketiga pemain kuncinya di Piala ASIA 2018 mendatang. Ketiga pemain ini tidak memenuhi syarat. Mau tidak mau, ketiga pemain harus menepi dari lapangan hijau di ajang tersebut.

Timnas Indonesia level ini memberikan kado terindah pada seluruh masyarakat Indonesia. Gelar yang telah lama diimpikan mampu diwujudkan. Yakni menjuarai Piala AFF U 16 2018 yang berlangsung di Indonesia.

Kemenangan ini diharapkan bisa dilanjutkan di piala Asia 2018. Ajang ini akan dilangsungkan di bulan September ini. Kemenangan di ajang ini bakal mengantarkan timnas untuk mengikuti piala dunia U 17 di Peru.

Pemain Yang Tidak Akan Memperkuat Timnas Indonesia

Ada sekitar 3 pemain kunci yang memang diharapkan bisa memberikan kontribusi positif bagi timnas. Kapasitasnya tidak diragukan. Terbukti dengan ketiganya mampu mengantarkan timnas sebagai kampiun piala AFF U 16 di tahun ini.

Ketiga pemain ini sejatinya diproyeksikan untuk mengikuti ajang lanjutan di Piala Asia yang akan berlangsung di Malaysia. Hanya saja, ketiga pemain ini tidak bisa mengikutinya lantaran tidak sesuai regulasinya.

Pemain yang dimaksud adalah Muhammad Fajar Fathur, Yadi Mulyadi dan Kartika Vedhayanto. Pemain ini sangat istimewa di posisinya. Faktanya, kontribusinya di timnas sangat terasa sekali.

Fajar menempati posisi winger kanan. Kemampuannya tidak perlu dipertanyakan. Ia bisa melewati barisan pertahanan lawan, mampu menciptkan peluang. Dan terakhir, ia merupakan sosok yang mencetak gol kala bersua Thailand di Final AFF U 16 kemarin.

Vedhayanto sendiri menempati fullback kanan. Keunggulannya terletak pada kekuatannya dalam membantu pertahanan dan penyerangan. Bahkan, ia memiliki tendangan kencang yang bisa merepotkan penjaga gawang.

Begitu juga dengan Yadi. Ia menempati posisi winger kanan. Posisi ini biasa ditempatinya. Kelebihannya adalah membantu sisi penyerangan timnas. Dan biasa sekali memberikan umpan yang bisa memanjakan ujung tombak.

Regulasi Yang Tidak Membolehkan

Ketiga pemain di atas tidak bisa mengikuti ajang piala Asia 2018 bulan depan. Pemicunya adalah regulasi yang digulirkan oleh yang memiliki kewenangan.

Regulasi sepakbola menyebutkan bahwa pemain yang tidak terdaftar di kualifikasi Piala Asia masih diizinkan untuk berpartisipasi. Dengan catatan, pemain tersebut lahir di bawah 1 September 2002.

Artinya, meskipun sebelumnya tidak berpartisipasi di kualifikasi, pemain baru bisa didaftarkan. Sementara pemain yang berpartisipasi tidak bisa mengikuti bila pemain lahir sebelum 1 September 2002.

Masalahnya, ketiga pemain yang disebutkan di atas lahir sebelum bulan September 2002. Akibatnya, ketiga pemain ini tidak diperbolehkan untuk berpartisipasi di piala Asia 2018.

Meskipun begitu, pelatih Fahri Khusaini tidak ambil pusing. Sang juru taktik akan mencari penggantinya. Yakni dengan menyeleksi pemain dari serangkaian tournamen sepakbola junior di beberapa daerah.

Dari sinilah, pelatih akan mencari pemain baru. Sama seperti yang dilakukan sebelumnya ketika mendapatkan calon bintang masa depan Indonesia.

Pada perhelatan ini, PSSI membebankan target untuk bisa masuk ke semifinal di ajang tersebut. Jika bisa menembus semifinal, timnas Indonesia sudah bisa mengikuti piala dunia U 17 di tahun 2019 mendatang.

Di piala Asia ini, Indonesia akan tergabung dengan Vietnam, Iran serta India di Group C. Timnas akan bekerja keras untuk mewujudkan cita-cita yang mengharumkan nama bangsa. Dan diharapkan, Timnas Indonesia U 16 ini bisa berbicara lebih banyak di ajang tersebut bulan depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *