Timnas Indonesia U-18 Libas Myanmar dengan Skor 5-0

21 Shares

Liputanbola.info – Timnas Indonesia U-18 memberikan hasil yang membanggakan. Melawan Myanmar, mereka berhasil menjadi pemenang dengan skor telak. Tidak tanggung-tanggung. Ada 5 gol yang disarangkan ke gawang Myanmar.

Lebih menarik lagi. Kelima-limanya dicetak di babak pertama. Praktis ini menjadi bukti bahwa Sang Garuda Muda begitu semangat menghadap lawan.

Timnas Indonesia Sempat Kesulitan

Sejak peluit awal pertandingan dibunyikan, praktis pertandingan milik Timnas Indonesia U-18. Jalannya pertandingan dikontrol penuh oleh pemain Garuda Muda. Hanya saja, mereka kesulitan dalam mencetak gol. Beberapa kali serangan mereka berhasil dimentahkan oleh lini belakang Myanmar.

Hingga akhirnya kebuntuan pun berhasil dipecahkan. Salah satu pemain andalan, Beckham Putra Nugraha mencetakkan namanya di papan skor.

Tidak lama kemudian, gol kedua pun berhasil dicetak. Kali ini aktornya adalah Mochammad Supriyadi. Ia juga yang mencetak gol ketiga.

Setelah mencetak gol ketiga, sepertinya kran gol semakin terbuka lebar. Gol keempat dicetak oleh Beckham dan gol kelima dicetak oleh Mochammad Supriyadi.

Kemenangan Sebagai Obat

Sebenarnya, kemenangan dari pertandingan Timnas Indonesia U-18 vs Timnas Myanmar U-18 bukan hal yang membanggakan. Pasalnya, kemenangan tersebut tetap tidak membuat Indonesia lolos ke final. Pertandingan melewan Myanmar hanya membuat Indonesia mendapatkan peringkat ketiga di Piala AFF U-19 2019.

Selain itu, kemenangan tersebut sudah diprediksi oleh banyak orang. Di atas kertas, Indonesia sangat diunggulkan. Dan hasilnya sama seperti yang banyak orang prediksi.

      Baca Juga: Akhirnya, Transfer Coutinho Rampung

Yang cukup mengagetkan ketika Myanmar mampu menahan gawang mereka tidak bobol lagi di babak kedua. Cukup 5 gol di babak pertama saja. Pertahanan penuh diterapkan karena mereka tidak ingin terlalu malu gawang mereka dibobol lebih banyak gol lagi.

Hasil tahun ini sama dengan hasil yang diraih oleh Timnas Indonesia U-18 tahun lalu. Pelatihnya memang beda. Namun, hasilnya sama. Indonesia harus puas berada di peringkat ketiga lagi.

Melihat hasil seperti ini, banyak orang mengatakan bahwa pemain Indonesia muda memang baik. Hanya saja, stretegi dan juga permainan tim kurang bagus. Sehingga ketika mereka menghadapi tim kuat, terutama dalam hal bertahan, timnas Indonesia kuwalahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *