Untuk Datangkan Hazard, Madrid Siap Gunakan Trik Nakal

30 Shares

Eden Hazard memang terus dirumorkan menjadi target utama Real Madrid selanjutnya. Madrid butuh pemain bintang sekelas Hazard setelah kepergian Cristiano Ronaldo, dan sang pemain sendiri juga mengaku sudah lama ingin bergabung dengan Madrid.

Apalagi dikabarkan juga bahwa presiden Madrid, Florentino Perez siap membangun Los Galacticos berikutnya dengan mendatangkan Hazard dan Neymar sekaligus pada bursa transfer musim panas nanti.

Untuk Neymar mungkin Perez butuh kerja ekstra, namun untuk Hazard tempaknya akan lebih mudah. Mengapa demikian?

Menggunakan Trik Licik

Pada awal musim kemarin, Los Blancos berhasil mendatangkan Thibaut Courtois. Caranya bisa dikatakan sedikit licik. El Real sengaja menunggu kontraknya tersisa satu tahun lagi. Ini mengharuskan Chelsea mau tidak mau harus menjual sang pemain jika tidak ingin pergi dengan status free transfer.

Dikabarkan sebelumnya Madrid sudah menjalin kontak terlebih dahulu dengan sang pemain dan menyuruhnya untuk menolak semua tawaran kontrak dari Chelsea. Bahkan Courtois sampai mogok latihan di sesi pramusim.

Akhirnya transfer sang kiper berjalan mulus, juga dengan mahar transfer yang sangat murah untuk klub sekelas Madrid. Kondisi tersebut mengharuskan The Blues harus menjual sang pemain jika tidak ingin menyimpan penghianat dalam skuatnya.

Situasi Hazard

Dilansir dari AS, kejadian yang sama sangat mungkin terjadi pada Hazard. Pada akhir musim nanti sang pemain tinggal menyisakan satu tahun kontrak. Ini berarti Madrid dapat mendatangkan bintang Timnas Belgia ini dengan harga murah. Persis seperti kasus Courtois.

Dan, Madrid diisukan sudah mengintruksikan Hazard untuk menolak semua tawaran kontrak baru di Chelsea. Jika ini berjalan lancar, trik Perez akan kembali berjalan mulus. Jika kondisi ini berjalan sampai akhir musim, The Blues terpaksa harus menjual Hazard dengan harga diskon. Sebab jika tidak Hazard akan pergi di musim berikutnya dengan gratis.

Meskipun trik tersebut tampak licik, namun sebenarnya ini adalah kepintaran dari seorang presiden klub di era persepakbolaan saat ini. Era dimana harga seorang pemain terbilang sudah tidak masuk di akal. Terlebih lagi jika pemain tersebut berstatus bintang. Oleh sebab itu, apa yang dilakukan Real Madrid ini tidak sepenuhnya salah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *