Wanda Nara : Icardi Akan Suka Jika Pergi Ke Juventus

0 Shares

Wanda Nara selaku agen dan istri Mauro Icardi kembali memberikan pernyataan yang masih menggantung. Sang agen secara terang-terangan mengatakan kalau kliennya bisa pergi ke Juventus. Namun begitu, dirinya tidak menjamin jika hal itu terwujud.

Disebutkan di beberapa media sebelumnya kalau Wanda Nara adalah sosok yang mempengaruhi prilaku sang klien. Icardi agaknya mengikuti apa yang diinginkan oleh sang agen. Oleh karenanya, spekulasi di media agaknya tidak pernah terbendung.

Dilansir di laman Calciomercato Senin 13/5/2019 bahwa Icardi akan menyukai jika hijrah ke Juventus. Sang agen juga menambahkan kalau kliennya bisa bermain bersama dengan Cristiano Ronaldo.

Dilain sisi, sang agen membantah kalau ada jalinan komunikasi antara sang pemain dengan klub lain. Ini sejalan dengan apa yang dikatakannya ketika berada di acara TV Italia, Tiki Taka.

Sang agen menegaskan kalau kliennya memiliki masa depan di Inter. Icardi dipandang tidak memiliki niatan untuk mengucapkan salam perpisahan dengan Inter Milan.

Wanda Nara juga membantah kalau rumor kepindahan sang pemain itu berasal dari media saja. Dan dirinya agaknya kurang setuju dengan apa yang dibicarakan oleh Spalletti. Sang agen merasa tidak nyaman dengan apa yang dikatakan Spalleti saat konferensi.

Sang agen memberi penekanan bahwa banyak tim besar yang menghubunginya. Tetapi Wanda Nara agaknya tidak menggubrisnya. Dirinya menyatakan telah mematikan telepon ketika jendela transfer pertama kali dibuka.

Sang agen dengan jelas mengatakan kalau Icardi tetap di Inter Milan. Dia menutupnya dengan kata Cukup sebagai penekanan kalau tidak ada sebuah pembicaraan mengenai masa depan sang pemain dengan klub lainnya.

Walaupun ini dinyatakan oleh sang agen, tetapi hal ini masih menimbulkan tanda tanya. Alasannya adalah sang pemain terus didera gossip untuk pindah ke klub lain. Secara, banyak klub raksasa yang sangat menginginkan jasanya.

Mauro Icardi dipandang sebagai salah satu ujung tombak yang mematikan di depan gawang lawan. Ini dibuktikan di beberapa musim belakangan. Hanya saja, performanya agak menurun ketika ban kapten dicopot dan sang pemain tidak mengikuti pelatihan serta melewatkan beberapa pertandingan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *