Warning Untuk Timnas Indonesia U-19 Di Babak Perempat Final

Keberhasilan Timnas U-19 Indonesia lolos ke babak 8 besar Piala AFC 2018 patut disyukuri bersama. Selama kurun waktu 40 tahun, baru kali ini Indonesia U-19 bisa berbicara banyak di kancah persepakbolaan Asia U-19.

Tapi Indonesia tidak boleh larut dalam euforia terlebih dahulu. Pasalnya lawan yang akan dihadapi Egy Maulana Vikri dkk di babak perempat final bukanlah lawan yang sembarangan, Jepang.

Ini bisa dikatakan sebagai ujian berat bagi Garuda Nusantara mengingat status Jepang sebagai salah satu tim terbaik yang ada di Asia saat ini. Mereka tercatat memiliki rapor yang sangat meyakinkan di penyisihan Grup B Piala Asia U-19 2018.

Dalam 3 kali pertandingan di babak penyisihan grup, Jepang berhasil menghabisi lawan-lawannya dengan skor yang sangat meyakinkan. Memang 5-2 atas Korea Utara, 3-1 atas Thailand, dan yang terakhir menang 5-0 atas Irak.

Kondisi ini tidak boleh dianggap remeh oleh Timnas Indonesia U-19. Terlebih lagi skuat Jepang U-19 dihuni oleh banyak pemain berkualitas. Salah satu contohnya adalah Takefusa Kubo.

Takefusa Kubo bisa dibilang sebagai ancaman terbesar untuk lini pertahanan Garuda Muda. Bahkan berkat kelincahannya dalam menggiring si kulit bundar, Kubo sampai mendapatkan julukan sebagai Lionel Messi dari Jepang.

Mengenal Takefusa Kubo Lebih Dekat

Pada usia 7 tahun, Kubo sudah mulai bermain sepak bola untuk FC Persimmon. Klub lokal tang berbasis di kota Kawasaki, kota kelahiran dari Kubo. Menariknya, sebuah prestasi membanggakan pun langsung bisa didapatkannya.

Tepatnya pada tahun 2009, Kubo berhasil memperoleh penghargaan MVP pada saat mengikuti Barcelona Soccer Camp. Pada saat itu usia dari Kubo terbilang masih sangat belia, 8 tahun.

Tidak sampai di situ saja, pada April 2010, Kubo lantas terpilih sebagai pemain Barcelona School yang kemudian ikut berpartisipasi dalam ajang Sodexo European Rusas Cup di Belgia. Istimeanya lagi, Kubo kembali lagi mendapatkan penghargaan MVP meskipun timnya finis di urutan ketiga.

Pada tahun 2015, Kubo memutuskan untuk kembali ke Jepang. Setelah itu Kubo bermain untuk tim junior Kawasaki Frontale. Namun tidak lama kemudian sejak 2016 Kubo memperkuat FC Tokyo.

Sebenarnya Messi dari Jepang ini pernah memamerkan kehebatannya pada masyarakat Indonesia. Tepatnt pada saat laga uji coba antara Bayangkara FC VS FC Tokyo di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Pada pertandingan tersebut Kubo berhasil mencetak 2 gol dan FC Tokyo keluar sebagai pemenangnya dengan skor 4-2.

Kiprah Kubo Di Piala AFC U-19 2018

Pada ajang Piala Asia U-19 2018, pada pertandinga pertama melawan Korea Utara, Kubo bermain selama 89 menit dan berhasil menyumbang satu gol. Sedangkan saat melawan Thailand, Kubo baru dimasukkan pada menit ke-87.

Di skuat Jepang U-19, sebenarnya Kubo merupakan pemain paling muda kedua setelah Ko Saito. Sebab usianya baru genap 17 tahun pada 4 Juni 2018 kemarin. Meskipun secara usia masih sangat belia, kualitasnya jelas akan menimbulkan ancaraman serius untuk Timnas U-19 Indonesia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *